Oklusi adalah fenomena kompleks yang melibatkan gigi, ligamen periodontal, rahang, temporomandibular joint, otot-otot dan sistem saraf. maloklusi dihubungkan dengan kurang idealnya bentuk gigi-geligi secara keseluruhan dalam keadaan oklusi sentrik. indeks par merupakan indeks oklusal yang mengukur keparahan maloklusi gigi dan telah divalidasi dengan menggunakan pendapat dari 74 penguji dokter gigi dan ortodonti. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui derajat keparahan maloklusi pada tunagrahita di sekolah luar biasa labui banda aceh melalui model studi berdasarkan indeks par. penelitian ini adalah penelitian survey deskriptif dengan 17 siswa-siswi terdiri dari 14 siswa dan 3 siswi. derajat keparahan maloklusi pada tunagrahita diukur dari model studi dengan menggunakan penggaris mm yang didapat dari subjek yang memenuhi kriteria inklusi. hasil penelitian menunjukkan bahwa tunagrahita memiliki kriteria maloklusi parah (35,3%), kemudian diikuti dengan kriteria maloklusi sedang (41,2%) dan kriteria maloklusi ringan (23,5%). kesimpulan dari penelitian ini adalah rata-rata siswa/siswi yang mengalami tunagrahita di sekolah luar biasa labui banda aceh mengalami maloklusi sedang.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
DERAJAT KEPARAHAN MALOKLUSI PADA TUNAGRAHITA DI SEKOLAH LUAR BIASA LABUI BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2014
Baca Juga : GAMBARAN PERSONAL HYGIENE PADA ANAK TUNAGRAHITA USIA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR LUAR BIASA (SDLB) LABUI BANDA ACEH TAHUN 2011 (Sabrina Helmi, 2021)