Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai pengaruh penggunaan variabel instrumen moneter syariah yang diatur oleh bank sentral (bank indonesia) yaitu puas, dan sbis terhadap kinerja perbankan umum syariah yang dilihat dari tingkat npf, dan fdr. penelitian ini menggunakan model vector autoregressive (var) sebagai alat analisisnya dimana data yang digunakan yaitu data bulanan, sejak oktober tahun 2004 hingga februari tahun 2013. hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel instrumen moneter syariah yang diatur oleh bank indonesia memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja perbankan umum syariah. walaupun begitu terdapat kekurangan sehingga bank indonesia harus memperhatikan dan mengevaluasi kekurangan tersebut dengan melihat variabel instrumen moneter syariah yang mana yang memberikan pengaruh paling besar terhadap variabel kinerja perbankan umum syariah agar hasil yang didapat menjadi optimal. untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menambahkan unit usaha syariah (uus) sebagai objek penelitian, serta melihat lebih rinci tentang kinerja perbankan umum syariah sebagai variabel-variabel yang diteliti. kata kunci : variabel instrumen moneter syariah, fdr, npf, var
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS PENGGUNAAN VARIABEL INSTRUMEN MONETER SYARIAH TERHADAP KINERJA PERBANKAN SYARIAH. Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2014
Baca Juga : ISLAMIC CORPORATE GOVERNANCE AND THE PERFORMANCE OF ISLAMIC BANKS: COMPARATIVE EVIDENCE FROM INDONESIA AND MALAYSIA (INTAN DESTIA HELMI, 2019)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH KEPATUHAN SYARIAH DAN ISLAMIC CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KECURANGAN PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA (Rahmawati Putri, 2019)