Relai arus lebih atau overcurrent relay sebagai salah satu perangkat proteksi ikut memegang peranan penting terhadap keberhasilan dan keandalan suatu sistem proteksi dalam memproteksi jaringan dari suatu keadaan abnormal berupa gangguan arus lebih. penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah relai arus lebih dengan karakteristik standar invers sesuai standar iec 60255 yang dapat digunakan untuk memproteksi saluran listrik satu fasa dari gangguan arus lebih. susunan perangkat-perangkat relai arus lebih yang dirancang sangat sederhana, yaitu terdiri dari mikrokontroler arduino uno sebagai kontroller operasi relai berdasarkan arus input relai yang dideteksi oleh sensor arus acs712, dan komponen modul relai dengan tegangan 5 vdc sebagai pemutus saluran. dalam peroses yang dilakukan arduino uno, yang dijadikan acuan adalah kurva dan formula standard inverse sesuai dengan standar iec 60255. pengaturan nilai time multiplier setting (tms) dan batas arus prototipe relai arus lebih yang dirancang dapat dilakukan sesuai dengan yang diinginkan, namun perlu diperhatikan kemampuan maksimal sensor arus yang digunakan yaitu sebesar 30a. pengujian dilakukan dengan pengaturan tms 0.1 hingga 0.4 dengan batas arus sebesar 1a. ketika arus gangguan sebesar 2.02 a didapatkan waktu operasi prototipe relai selama 1008 ms untuk pengaturan tms 0.1 dan 3932 ms untuk pengaturan tms 0.4. ketika arus gangguan sebesar 3.99 a didapatkan waktu operasi relai selama 504 ms untuk pengaturan tms 0.1 dan 2016 ms untuk pengaturan tms 0.4. dari hasil pengujian dapat disimpulkan prototipe relai arus lebih yang dirancang bekerja sesuai dengan karakteristik standar invers iec 60255.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
RANCANG BANGUN PROTOTIPE RELAI ARUS LEBIH STANDAR INVERS MENGGUNAKAN ARDUINO UNO. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : ANALISA WAKTU KERJA RELAI ARUS LEBIH TERHADAP SIMPATETIK TRIP PADA GARDU HUBUNG SIGLI (Khairani, 2024)
Abstract
Baca Juga : SISTEM MANAJEMEN DAYA LISTRIK SURYA PADA GEDUNG BERBASIS ARDUINO (M. Darianzhah Putra, 2017)