Abstrak lima sampel tumbuhan famili lauraceae yaitu persea americana, cinnamomum burmannii, litsea grandis, l. accendens dan dehaasia sp. telah diuji aktivitas antimakannya terhadap bioindikator ephilacna sparsa. setiap sampel daun kering (400 g) diekstraksi dengan pelarut metanol selama 3×24 jam. hasil ekstraksi masing-masing diperoleh ekstrak p. americana (27,52 g), c. burmannii (39,45 g), l. grandis (26,73 g), l. accendens (37, 23 g) dan dehaasia sp. (49,52 g). semua sampel tumbuhan tersebut mengandung alkaloid dan steroid, sedangkan kandungan saponin hanya di tunjukkan pada tumbuhan l. accendens. berdasarkan metode daun cakram pilihan dapat disimpulkan bahwa semua sampel daun tumbuhan famili lauraceae memiliki aktivitas antimakan di atas 50% mulai pada konsentrasi 1%, kecuali l. grandis yang menghasilkan persentase antifeedant index (ai%) 48 %. kata kunci:lauraceae, antimakan, e. sparsa.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
Sifat Antimakan Ekstrak Metanol Daun Tumbuhan Famili Lauraceae. Banda Aceh Fakultas mipa,2013
Baca Juga : AKTIVITAS ANTIMAKAN EKSTRAK METANOL BEBERAPA SPESIES DARI FAMILI ZINGIBERACEAE TERHADAP EPILACHNA SPARSA (COLEOPTERA:COCCINALEDAE) (Ratna, 2020)
Abstract
Baca Juga : SKRINING ANTIMIKROBA EKSTRAK METANOL TUMBUHAN FAMILI ANNONACEAE (SRI ATINA PUTRI, 2020)