Konversi sputum basil tahan asam dan peningkatan berat badan merupakan salah satu indikasi keberhasilan terapi obat anti tuberkulosis (oat), sedangkan kebiasaan merokok menjadi salah satu faktor yang mempersulitnya. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat konversi sputum bta dan peningkatan berat badan pada penderita tb paru perokok dan bukan perokok. pengambilan data dilakukan pada bulan september – november 2013 pada 60 responden yang sesuai kriteria inklusi. pengumpulan data dilakukan dengan melihat tingkat bta dan berat badan sebelum dan sesudah mengkonsumsi oat selama 2 bulan pada lembar tb.01 lalu mewawancarai responden secara langsung untuk menanyakan tentang kebiasaan merokok responden. penelitian ini termasuk jenis analitik observasional dengan rancangan case control yang membandingkan kelompok kontrol dan kelompok kasus, kemudian hasilnya diuji dengan uji mann-whitney. hasil uji statistik menunjukkan perbedaan tingkat konversi sputum bta selama 2 bulan pada perokok dan bukan perokok pada penderita tb paru setelah pengobatan fase intensif di poliklinik paru rsud dr. zainoel abidin banda aceh dengan nilai p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBANDINGAN TINGKAT KONVERSI SPUTUM BTA DAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU PEROKOK DAN BUKAN PEROKOK DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2014
Baca Juga : PENGARUH ASAP ROKOK TERHADAP KUANTITAS AIR MATA PEROKOK DI POLIKLINIK MATA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN (Siska Arsyad, 2014)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN TINGKAT KEPOSITIFAN SPUTUM BTA SEBELUM PENGOBATAN DENGAN KONVERSI SPUTUM BTA SETELAH PENGOBATAN PADA PASIEN TB DI SELURUH PUSKESMAS BANDA ACEH TAHUN 2015 (RISE RAHMINIA ZAHARA, 2017)