Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan penerapan metode pembelajaran ekspository dan metode pembelajaran inquiry terhadap kemampuan siswa kelas viii pada materi unsur pembentuk cerita. populasi penelitian adalah siswa kelas viii smpn 4 kota langsa yang berjumlah 204 siswa tersebar dalam sembilan kelas. sampel penelitian sebanyak 43 siswa kelas viii smpn 4 kota langsa dengan mengambil 2 kelas yaitu kelas viii-1 dan viii-5. metode yang digunakan adalah metode eksperimen. data penelitian dikumpulkan melalui teknik tes yang diolah dengan menggunakan rumus statistik. desain penelitian yang digunakan adalah pretest – posttes control grup desain. berdasarkan hasil penerapan kedua metode belajar, penggunaan metode eksposioty learning dan inquiry lerning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. hal ini dibuktikan dari hasil uji-t nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < ? (0,05). dari hasil presentase nilai pre-test dan post-test, kelas yang menggunakan metode ekspository learning mengalami peningkatan hasil belajar sebesar 20% dan kelas inquiry learning mengalami peningkatan sebesar 26%. dilihat dari presentasenya, kelas inquiry lebih baik dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas viii smpn 4 kota langsa khususnya pada materi unsur pembentuk cerita. kata kunci: eksposiroty learning, inquiry learning, hasil belajar siswa
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGARUH PENGGUNAAN METODE EKSPOSITORY LEARNING DAN INQUIRY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BELAJAR SISWA KELAS VIII SMPN 4 KOTA LANGSA PADA UNSUR PEMBENTUK CERITA. Banda Aceh Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Syiah Kuala,2017
Baca Juga : HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VIII SMP NEGERI 17 BANDA ACEH (Helna Amelia Lubis, 2026)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH INQUIRY LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUGMENTED REALITY TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA NEGERI 1 MONTASIK (Alya Ikwatul Gusfira, 2025)