Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
AGUNG AULIA SAPUTRA, PENGARUH KONSENTRASI PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERILL). Banda Aceh Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala,2018

Agung aulia saputra. 1305101050133. pengaruh konsentrasi pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas kedelai (glycine max (l.) merill) dibawah bimbingan nurhayati sebagai ketua dan marai rahmawati sebagai anggota. ringkasan upaya peningkatan produktivitas tanaman kedelai dapat dilakukan dengan cara memperhatikan teknik budidaya, terutama pemupukan. pemupukan akan meningkatkan hasil tanaman kedelai jika diberikan dengan dosis dan jenis yang tepat. dalam teknik budidaya, pemupukan merupakan salah satu faktor yang harus diterapkan untuk mendapatkan produksi tanaman yang tinggi. pemilihan varietas sangat penting dalam budidaya kedelai, untuk mencapai produktifitas yang tinggi sangat ditentukan oleh potensi genetiknya. setiap varietas mempunyai sifat genetik yang tidak sama, yang dapat dilihat dari penampilan dan karakter masing-masing varietas tersebut selain pemupukan, dalam pengelolaan teknik budidaya tanaman, varietas merupakan salah satu aspek yang perlu diperhatikan. tanaman kedelai memiliki banyak varietas yang akan memberikan respons pertumbuhan dan tingkat produksi yang berbeda-beda. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk hayati dan varietas kedelai serta interaksi antara konsentrasi pupuk hayati dengan beberapa varietas kedelai terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai. penelitian ini akan dilaksanakan di kebun percobaan, fakultas pertanian dan laboratorium hortikultura universitas syiah kuala, banda aceh yang dimulai pada bulan juli sampai dengan oktober 2017. penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (rak) pola faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. faktor pertama yaitu konsentrasi pupuk hayati yang terdiri dari 4 taraf yaitu: 0 (kontrol), 20, 40, dan 60 cc/l air. faktor kedua adalah varietas kedelai yang terdiri dari 3 taraf yaitu: anjasmoro, grobogan dan kipas merah. parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, berat berangkasan basah, berat berangkasan kering, umur panen, jumlah polong pertanaman, berat biji pertanaman, berat 100 butir biji dan potensi hasil. hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pupuk hayati berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 14 hst dan 28 hst. pertumbuhan kedelai terbaik dijumpai pada konsentrasi 20 cc/l air. sedangkan hasil cenderung lebih baik pada konsentrasi 40 cc/l air. varietas berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, umur panen, jumlah polong pertanaman, berat polong pertanaman, berat brangkasan basah, berat brangkasan kering, berat 100 butir biji dan potensi hasil. pertumbuhan terbaik dijumpai pada kedelai anjasmoro, sedangkan hasil terbaik dijumpai pada kedelai kipas merah. terdapat interaksi yang tidak nyata antara konsentrasi pupuk hayati dan beberapa varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai.



Abstract



    SERVICES DESK