Validasi analitik dan biologis kit elisa komersial untuk pengukuran hormon kortisol plasma darah sapi aceh abstrak penelitian ini bertujuan mengetahui validitas dua jenis kit enzyme-linked immunosorbent assay (elisa) kortisol komersial (eia-1887 dan eia-k003-h5). validasi analitik yang dilakukan adalah parallelism, akurasi, dan presisi, sedangkan validasi biologis dengan membandingkan sampel sebelum stres dan sesudah stres. penelitian ini menggunakan sampel darah dari empat ekor sapi aceh betina dewasa dan dipreparasi menjadi plasma. pengukuran konsentrasi kortisol pada plasma menggunakan metode elisa. hasil uji parallelism menunjukkan bahwa kurva sampel paralel dengan kurva standar untuk kedua kit elisa kortisol komersial. akurasi kit eia-1887 sebesar 100,1±0,98% dan kit eia-k003-h5 sebesar 100,0±3,75%. hasil uji presisi kit eia-1887 diperoleh intra assay qc1 (5,9%), qc2 (9,0%) dan inter assay qc1 (5,5%), q2 (7,9%), sedangkan kit eia-k003-h5 dengan intra assay qc1 (3,7%), qc2 (4,7%) dan inter assay qc1 (4,5%), q2 (0,9%). hasil validasi bilogis kit eia-1887 menunjukkan bahwa konsentrasi kortisol yang diukur menggunakan kit eia-1887 dan kit eia-k003-h5 dari sapi setelah diberi cekaman keduanya menunjukkan peningkatan masing-masing sebesar 18,01% dan 35,81%. akan tetapi, peningkatan tersebut secara statistik tidak berbeda (p>0,05). kesimpulan, secara analitik dan biologis, kedua kit elisa kortisol komersial (eia-1887 dan eia-k003-h5) memiliki validitas yang baik sehingga kedua kit tersebut dapat digunakan untuk pengukuran konsentrasi kortisol pada plasma darah sapi aceh.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
VALIDASI ANALITIK DAN BIOLOGIS KIT ELISA KOMERSIAL UNTUK PENGUKURAN HORMON KORTISOL PLASMA DARAH SAPI ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : UJI AKURASI DUA KIT ENZYME IMMUNOSORBENT ASSAY (ELISA) UNTUK PENGUKURAN KONSENTRASI METABOLIT KORTISOL PADA FESES RUSA SAMBAR (CERVUS UNICOLOR) (SUCI PRIMADANI, 2021)
Abstract
Baca Juga : KADAR HORMON KORTISOL MENJELANG PARTUS PADA KUDA GAYO YANG DI PELIHARA SECARA TRADISIONAL (MUTHIA UTARI POHAN, 2023)