Abstrak kopi arabika merupakan salah satu komuditi unggulan yang berasal dari dataran tinggi gayo. arabika adalah kopi tradisional dan dianggap paling enakrasanya. jenis lain yang dikenal adalah rabusta merupakan produk pertanian yang ramahling kungan yang digunakan sebagai pupuk (anorganik). salah satu limbah yang belum di manfaatkan secara optimal adalah limbah kulit kopi. kulit kopi sendiri masih sangat melimpah. selama ini pabrik pengolahan kopi memanfaatkan limbah kulit kopi sebagai pakan ternak, pupuk tanaman dan biogas. padapenelitian ini dilakukan pembuatan briket dari kulit kopi dengan penambahan serbuk gergaji dan tepung tapioka. kulit kopi sebagai bahan baku briket, tapioka sebagai perekat bahan yang dapat mengikat atau merekat kandua melalui ikatan permukaan, dan serbuk gergaji digunakan untuk meningkatkan daya bakar. waktu pengarangan pada limbah kulit kopi memberikan pengaruh terhadap kadar air, kadar abu, namun berbeda dengan kadar volatile yang meningkat. penelitian ini mevariasikan kulit kopi: (94%: 88%:88%), perekat (3%:7%: 5%), sebuk gergaji (3%:5%:7%). waktu karbonisasi yaitu 20 menit; 40 menit; dan 60 menit. hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air bervariasi antara 12,05 % - 13,32 %, kadar abu bervariasi antara 3,64 % - 4,99 %, dan kadar volatile antara 10,48 % - 18,24 %. kata kunci: kopi arabika, serbuk gergaji, tepung tapioka, briket
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KARAKTERISASI SIFAT-SIFAT KIMIA TERHADAP WAKTU PENGARANGAN LIMBAH KULIT KOPI PADA CAMPURAN BRIKET SERBUK GERGAJI DAN PEREKAT KANJI. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : PENGGUNAAN TAPIOKA POWDER DALAM PEMBUATAN BRIKET SERBUK GERGAJI (Anni Satunnufus, 2025)
Abstract
Baca Juga : PEMANFAATAN SERBUK GERGAJI MENJADI BRIKET BIOMASSA DENGAN CAMPURAN AMPAS KOPI MENGGUNAKAN PEREKAT TAPIOKA (CHAIRUL UMAM, 2024)