Abstak seiring berkembangnya era globalisasi zaman sekarang ini yang melanda dunia menimbulkan persaingan di beberapa bidang, salah satunya dunia industri. perusahaan atau bengkel yang bergelut di bidang industri ini harus mempersiapkan dengan matang disemua aspek produksinya agar dapat bersaing. maka dari itu di pt pln (persero) sektor pembangkitan nagan raya 2x110mw untuk menjaga ke stabilan kerja di saat pengoperasian digunakanlah emergency diesel generator. emergency diesel generator pada umumnya sebuah alat listrik yang membutuhkan pemeliharaan dan perawatan. perawatan adalah suatu usaha untuk melakukan pemeliharaan dan perbaikan serta penggantian agar mesin selalu dalam kondisi baik dan siap pakai, serta memperpanjang umur ekonomis mesin tersebut, berhasil atau tidaknya suatu perawatannya. jadi didalam perawatan diperlukan pengalaman, ketekunan serta tanggung jawab yang besar. maka dalam pengoperasian mesin diesel perlu dicek secara berkala untuk mengetahui kerusakan-kerusakan yang terjadi. sehingga ferforma atau kinerja mesin dapat bekerja dengan baik dan menjaga kualitas produksi ntuk tetap terjaga kualitas dan kwantitas alat tersebut dalam beroperasi. dari system perawatan emergency diesel generator, sistem perawatan meliputi, perawatan secara umum, perawatan selama operasi, sistem perawatan pendingin, sistem pengaman dan sistem proteksi pada pt. pln (persero) sektor pembangkitan nagan raya. dan kapasitas emergency diesel generator pada pt. pln (persero) sektor pembangkitan nagan raya adalah sebesar 2.000kw
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PEMELIHARAAN EDG (EMERGENCY DIESEL GENERATOR) PADA PT. PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN SUMATERA BAGIAN UTARA SEKTOR PEMBANGKITAN NAGAN RAYA 2 X 110 MW. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : PENGARUH STATIC VAR COMPENSATOR TERHADAP BIAYA PEBANGKITAN DAYA AKTIF UNIT PEMBANGKIT (Nurmalina Fitriani, 2023)
Abstract
Baca Juga : KONTRJBUSI SUB SEKTOR PERKEBUNAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN NAGAN RAYA PROVINSI ACEH (M.ISMAIL, 2020)