Penelitian tentang “pengaruh ekstrak daun ceremai (phyllanthus acidus (l) skeels) sebagai bahan inhibitor terhadap laju korosi baja plat hitam (base plate) a36” dengan menggunakan metode weight loss telah dilakukan. penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai laju korosi sampel baja a36 dan efesiensi inhibitor dari ekstrak etanol daun ceremai. pembuatan inhibitor dilakukan dengan mengekstrak daun ceremai menggunakan metode maserasi. hasil ekstrak dicampurkan ke dalam medium korosif nacl 3% dan air laut dengan variasi ekstrak 0 ml, 4 ml, 8 ml, 12 ml, 16 ml dan 20 ml, kemudian dilakukan perendaman sampel baja plat hitam a36 yang berukuran 3 cm x 1,5 cm x 1,14 cm. berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai laju korosi minimum pada perendaman dalam medium korosif nacl 3% yang ditambahkan 16 ml inhibitor dengan waktu perendaman selama 14 hari yaitu 0,0339 cm/year, dan nilai efisiensi sebesar 87,97%. nilai laju korosi minimum pada sampel yang direndam dalam medium korosif air laut dengan waktu perendaman selama 14 hari adalah 0,0383 cm/year dengan efisiensi sebesar 86,39 %. sedangkan pada perendaman sampel selama 28 hari, laju korosi minimum adalah 0,0081 cm/year dengan efisiensi 94,54 %.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH EKSTRAK DAUN CEREMAI (PHYLLANTHUS ACIDUS (L) SKEELS) SEBAGAI BAHAN INHIBITOR TERHADAP LAJU KOROSI BAJA PLAT HITAM (BASE PLATE) A36. Banda Aceh FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2017
Baca Juga : STUDI PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN ALPUKAT (PERSEA AMERICANA MILL) SEBAGAI BAHAN INHIBITOR KOROSI PADA BAJA PLAT A36 (Ila Rohmaniyya, 2018)
Abstract
Baca Juga : STUDI PENGARUH KETEBALAN CAT TERHADAP LAJU KOROSI ATMOSFERIK (MUHAMMAD RAKIN, 2025)