Abstrak saat ini teknologi yang umum digunakan untuk mengenali identitas seseorang di dunia digital adalah penggunaan id dan password. teknologi ini dinilai memiliki banyak kekurangan sehingga akhir-akhir ini ada kecenderungan untuk menggunakan sistem pengenal lain yang lebih baik. salah satu pengenal yang dianggap paling akurat adalah sistem biometrika. perangkat biometrika mampu mengenali identitas seseorang dari ciri-ciri fisiknya, misalnya dengan iris mata. iris mata memiliki karakteristik biometrik yang baik, yaitu memiliki fitur yang unik. tujuan penelitian ini mengevaluasi kinerja metode pengenalan iris mata berbasis ordinal measure dari koefisien dct. tahapan-tahap penelitian : citra pada database casia dinormalisasi, dihitung histogram citra, kemudian histrogram citra diekualisasi, dilanjutkan dengan pemilihan daerah iris bebas noise, menghitung ordinal measure dengan jarak minkowski, dan pencocokan citra iris masukan dengan citra iris yang ada dalam database casia. penelitian ini menghasilkan frr = 25,8% dan far= 0,37%, pada nilai ambang t= 0,2. nilai-nilai tersebut menujukkan kinerja sistem belum bekerja secara optimal. kata kunci: ordinal measure, dct (discrete cosine transform), iris mata, noise.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KINERJA METODE PENGENALAN IRIS MATA BERBASIS ORDINAL MEASURE DARI KOEFISIEN DISCRETE COSINE TRANSFORM (DCT) MENGGUNAKAN CITRA IRIS BEBAS NOISE. Banda Aceh Fakultas Teknik,2014
Baca Juga : APLIKASL PHASE ONLY CORRRELATLON (POC) UNTUK PENGENALAN IRIS MATA (Nuriza Pramita, 2024)
Abstract
Baca Juga : PERBANDINGAN KINERJA SISTEM PENGENALAN IRIS MATA MENGGUNAKAN CITRA PAMPAT BERBASIS GAUSSIAN PYRAMID DAN WAVELET (Emir Munanzar, 2024)