Hepatitis b merupakan suatu peradangan difus pada jaringan hati yang disebabkan oleh virus hepatitis b (hbv). salah satu cara penularan hbv adalah melalui darah donor. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pendonor darah yang reaktif hbsag di unit transfusi darah (utd) pmi kota banda aceh tahun 2016. penelitian ini menggunakan data sekunder untuk mengetahui data karakteristik pendonor darah. jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan desain cross sectional. sampel pada penelitian ini adalah seluruh pendonor darah yang reaktif hbsag pada tahun 2016 (total sampling). karakteristik subjek penelitian dibagi menjadi sosiodemografi (usia, jenis kelamin, status pernikahan dan pekerjaan), golongan darah dan tipe serta status frekuensi donor. data hasil uji menyatakan bahwa terdapat 245 pendonor darah yang reaktif hbsag. kelompok yang memiliki jumlah pendonor yang reaktif hbsag paling tinggi adalah pendonor berusia 17-30 tahun (46,1%), pendonor pria (82%), menikah (54,7%), mahasiswa (25,7%), golongan darah o (44,1%), pendonor sukarela (100%) dan pendonor pertama (54,3%). kesimpulan penelitian ini adalah karakteristik pendonor darah reaktif yang didominasi oleh kelompok pendonor berusia 17-30 tahun, pria, menikah, mahasiswa, golongan darah o, pendonor sukarela dan pendonor pertama. kata kunci: hepatitis b, hbsag, pendonor darah
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KARAKTERISTIK PENDONOR DARAH YANG REAKTIF HEPATITIS B SURFACE ANTIGEN (HBSAG) DI UNIT TRANSFUSI DARAH (UTD) PMI KOTA BANDA ACEH TAHUN 2016. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBUTUHAN TRANSFUSI DARAH PADA OPERASI TERBUKA TULANG BELAKANG DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN (dr. T. Fenny Novhera, 2021)
Abstract
Baca Juga : PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN DAN INDEKS ERITROSIT SEBELUM DAN SESUDAH TRANSFUSI DARAH PADA PASIEN THALASEMIA BETA DI RSUDZA BANDA ACEH (PUAN JASMINE ISMAIL, 2025)