Membran forward osmosis (fo) telah dibuat dari polimer khitosan yang ditambahkan 10% dmf sebagai zat aditif. membran fo diaplikasikan untuk pemurnian air payau berdasarkan prinsip perbedaan tekanan osmotik oleh larutan penarik. larutan penarik yang digunakan glukosa, fruktosa, serta campuran glukosa dan fruktosa. hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi terbaik diperoleh pada larutan penarik campuran glukosa dan fruktosa 1 m pada waktu 1 jam, didapatkan nilai fluks sebesar 3,4081 l/m2jam. hasil karakterisasi membran 10% dmf mempunyai ketebalan 0,043 mm, porositas 30,3%, dengan derajat pengembangan 43,5%. hasil uji sem memperlihatkan struktur asimetri dan hasil uji mekanik mempunyai kuat tarik serta elongasi sebesar 18,10 kgf/mm2 dan 9,92%. hasil parameter baku mutu air minum pada proses fo menggunakan larutan campuran glukosa dan fruktosa 1 m pada waktu 1 jam memenuhi standar air minum berdasarkan peraturan menteri kesehatan republik indonesia nomor 492/menkes/per/vi/2010. parameter ph yang diperoleh yaitu 7,38, standar yang diperbolehkan 6,5-8,5. kadar tds yaitu 481 mg/l sedangkan standar yang diperbolehkan maksimum 500 mg/l. membran fo dapat menjadi metode alternatif untuk pemurnian air payau.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PROSES PEMURNIAN AIR PAYAU MENGGUNAKAN MEMBRAN FORWARD OSMOSIS (FO) BERBAHAN DASAR KHITOSAN DENGAN VARIASI LARUTAN PENARIK (DRAW SOLUTION). Banda Aceh FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2018
Baca Juga : MEMBRAN FORWARD OSMOSIS (FO) SELULOSA ASETAT DARI LIMBAH TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT UNTUK DESALINASI AIR PAYAU (Sharmila Hasina, 2022)
Abstract
Baca Juga : STUDI PEMBUATAN MEMBRAN KOMPOSIT KHITOSAN POLIVINIL PIRROLIDON (PVP) (Ainal Mardhiah, 2024)