Kecemasan adalah kondisi kondisi yang sering ditemukan pada anak yang sakit. hampir dalam setiap tahap perkembangan usia anak, kecemasan dan ketakutan akan penanganan medis masih menjadi masalah besar dalam pelayanan keperawatan. berbagai cara dilakukan oleh pemberi pelayanan kesehatan untuk mengatasi masalah yang muncul. salah satu tindakan keperawatan untuk mengurangi dampak dari penanganan medis adalah bermain. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi bermain terhadap tingkat kecemasan pada anak usia pra sekolah (3-5 tahun) yang berobat di puskesmas peukan baro kabupaten pidie. penelitian ini bersifat quasi eksperimen dengan rancangan pre-test andpost-test without control atau disebut dengan rancangan one group-pretest-posttest, dimana tingkat kecemasan diukur sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yaitu berupa etrapi bermain yang dilakukan pada bulan 27 juni s/d 29 juli 2016 terhadap 30 anak. hasil penelitian diuji dengan menggunakan statistik non parametrik yaitu wilcoxon signed rank test. hasil analisis pre-test menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kecemasan adalah 16,87 dengan standar deviasi (sd) 4,574. pengukuran post-test rata-rata tingkat kecemasan adalah 13,30 dengan sd 4,070. hasil uji statistik didapatkan nilai p = 0,000 maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah dilakukan terapi bermain pada anak usia pra sekolah (3-5 tahun) yang berobat di puskesmas peukan baro kabupaten pidie. kata kunci: anak, pra sekolah, kecemasan, terapi bermain
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGARUH TERAPI BERMAIN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK USIA 3 – 5 TAHUN YANG BEROBAT DI PUSKESMAS PEUKAN BARO KABUPATEN PIDIE. Banda Aceh Program Studi Magister Keperawatan Universitas Syiah Kuala,2017
Baca Juga : MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK MELALUI METODE BERMAIN PERAN DI TK SITALALE KABUPATEN SIMEULUE (Eki Febriani, 2018)