Abstrak pemanfaatan limbah kertas bekas diindonesia masih sangat minim sehingga harus dikembangkan lebih lanjut. sehingga pada penelitian ini akan dibuat selulosa asetat dengan memanfaatkan bahan baku yang berlimpah, harga murah dan ramah lingkungan yaitu kertas bekas. tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendapatkan pengaruh variasi temperatur dan waktu operasi terhadap produk yang diinginkan. proses pembuatan solulosa asetat ini dilakukan dalam dua tahap yaitu aktivasi dan asetilasi dengan asetat anhidrid. asetilasi dilakukan dengan variasi waktu, 2 sampai 4 jam dan temperatur reaksi asetilasi 30 oc dan 50 oc. produk yang dihasilkan dikarakterisasi dengan fourie transform infrared (ftir) untuk menganalisa gugus fungsinya dan dibandingkan dengan selulosa asetat murni, kandungan asetil dan derajat substitusi (ds) ditentukan dengan metode astm d871-96 . hasil analisa fourie transform infrared (ftir) menunjukan selulosa yang sama seperti fourie transform infrared (ftir) selulosa yang murni. derajat substitusi dan %asetil meningkat dengan peningkatan waktu asetilasi, hingga mencapai waktu maksimum. selulosa yang diperoleh dari kertas bekas mangandung %asetil yang sangat rendah. kata kunci: kertas berkas, selulosa asetat dan asetilasi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PEMBUATAN SELULOSA ASETAT DARI KERTAS BEKAS DENGAN PROSES ASETILASI. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : PEMBUATAN MEMBRAN SELULOSA ASETAT UNTUK PROSES ULTRAFILTRASI PADA PEMISAHAN KANDUNGAN METAL DALAM MINYAK LUMAS BEKAS (Eddi Nur, 2025)
Abstract
Baca Juga : MODIFIKASI KOMPONEN AMILOSA DARI PATI SAGU (METROXYLON SAGU ROTTB.) SECARA ASETILASI (Ratna Sari, 2022)