Abstrak selama ini siswa terbiasa menyelesaikan soal-soal yang bersifat rutin sehingga tidak menantang kemampuan literasi, problem solving, dan kemampuan komunikasi matematis. akibatnya prestasi siswa indonesia pada pisa adalah rendah. tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan soal kemampuan problem solving dan komunikasi matematis siswa setara pisa dengan konteks aceh yang valid, praktis dan memiliki efek potensial. jenis penelitian ini adalah research and development tipe formative evaluation oleh tessmer. penelitian ini menghasilkan 13 butir soal dalam bentuk uraian. validitas soal diperoleh dari hasil telaah dan saran beberapa ahli yang digunakan untuk merevisi soal. berdasarkan analisis komentar dan saran validator, lima dari enam validator menyatakan bahwa soal berada pada kategori baik dari segi bahasa, konstruk, serta materi dan hanya memerlukan sedikit revisi. kepraktisan diperoleh dari penilaian praktisi dari kalangan guru senior mata pelajaran matematika. berdasarkan analisis hasil penilaian praktisi, didapatkan bahwa soal yang telah dikembangkan secara keseluruhan dapat digunakan oleh pengguna dalam pembelajaran matematika. efek potensial pada penelitian ini diketahui berdasarkan angket respon, wawancara, serta komentar tertulis siswa kelas ix.4 dan ix.5 mtsn model pada tahap field test. sebagian besar menyatakan bahwa mereka merasa tertarik dan serius dalam menyelesaikan soal yang telah dikembangkan. oleh karena itu, diharapkan soal yang telah dikembangkan dapat digunakan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal setara pisa. kata kunci: konteks aceh, pisa, soal kemampuan problem solving, soal kemampuan komunikasi matematis,
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGEMBANGAN SOAL KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SETARA PISA DENGAN KONTEKS ACEH. Banda Aceh Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Syiah Kuala,2017
Baca Juga : PERKEMBANGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN SELF EFFICACY SISWA MELALUI PENDEKATAN PROBLEM SOLVING (Hesti Arianti, 2018)