Pendengaran sangat diperlukan dalam berinteraksi sosial dan komunikasi antar individu. pendengaran juga dianggap penting karena berpengaruh terhadap kesehatan mental, fungsi fisik dan sosial, serta kualitas hidup. tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kualitas pendengaran dengan kualitas hidup. desain penelitian adalah analitik observasional dengan rancangan cross-sectional. penelitian dilakukan di poliklinik tht-kl rumah sakit umum dr. zainoel abidin banda aceh pada 30 oktober 2017 sampai 30 november 2017. kualitas hidup dinilai dengan kuesioner whoqol terhadap 43 orang yang didiagnosis mengalami gangguan pendengaran melalui pemeriksaan audiometri, didapatkan 24 orang laki-laki dan 19 orang perempuan. tipe gangguan dengar yang paling banyak adalah sensorineural dimana gangguan pada telinga kanan sebanyak 25 orang (58,1%) dan telinga kiri sebanyak 23 orang (53,5%). kualitas hidup penderita terganggu sebanyak 25 orang (58,1%) dan kualitas hidup baik sebanyak 18 orang (41,9%). hasil uji statistik dengan mann-whitney (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN FUNGSI PENDENGARAN DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN GANGGUAN DENGAR DI POLIKLINIK THT-KL RSUDZA BANDA ACEH. Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2018
Baca Juga : HUBUNGAN TIPE OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIS DENGAN FUNGSI PENDENGARAN DI POLIKLINIK THT-KL RSUDZA (SHAILA MARIZKA, 2025)
Abstract
Baca Juga : GAMBARAN KARAKTERISTIK ANAK USIA 0-5 TAHUN DENGAN SENSORINEURAL HEARING LOSS (SNHL) DI POLIKLINIK THT-KL RSUDZA BANDA ACEH (ATHIFAH NADA, 2024)