Beban non-linier adalah beban dimana hubungan antara tegangan dan arus tidak linier. beban non-linier menimbulkan gangguan harmonisa. tingkat harmonisa yang melewati standar dapat menyebabkan peningkatan panas dan kerusakan pada peralatan. pada penelitian ini dilakukan pengukuran kandungan harmonisa tegangan dan arus listrik pada transformator distribusi gedung dinas cipta karya, tata ruang, dan pertanahan pemerintah provinsi dki jakarta. pengukuran dilakukan pada sisi sekunder 2 transformator 2000 kva dengan menggunakan alat ukur “kyoritsu power quality and energy analyzer 6315-03” pada waktu tertentu dimana intensitas pemakaian listrik pada gedung tersebut besar. hasil pengukuran selanjutnya akan dibandingkan dengan standar ieee 519tm – 2014. hasil pengukuran transformator 1 menunjukkan kandungan harmonisa tegangan phasa r sebesar 2,32 %, phasa s sebesar 2,25 %, phasa t sebesar 2,29 %. kandungan harmonisa arus phasa r sebesar 10,44 %, phasa s sebesar 10,23 %, phasa t sebesar 10,07. hasil pengukuran transformator 2 menunjukkan kandungan harmonisa tegangan phasa r sebesar 1,64 %, phasa s sebesar 1,60 %, phasa t sebesar 1,56 %. kandungan harmonisa arus phasa r sebesar 21,05 %, phasa s sebesar 18,81 %, phasa t sebesar 21,37 %.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PENGARUH HARMONISA PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI GEDUNG DINAS CIPTA KARYA, TATA RUANG, DAN PERTANAHAN PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI PEMEDIASI PADA TENAGA KONTRAK DINAS CIPTA KARYA PROVINSI ACEH (Sarah Tiara, 2017)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH KEPEMIMPINAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA SEKRETARIAT DINAS BINA MARGA DAN CIPTA KARY A ACEH (Devi Lestari Handayani, 2025)