Kurikulum berkarakter 2013 diarahkan untuk pembelajaran aktif yang melibatkan siswa dalam proses pembelajaran. metode pembelajaran thinking aloud pair problem solving (tapps) termasuk salah satu metode pembelajaran aktif, sehingga diharapkan dapat meningkatkan prestasi siswa dan ketuntasan klasikal. penelitian ini mengkaji masalah apakah metode tapps efektif terhadap pencapaian ketuntasan. tujuannya untuk mengetahui efektifitas metode pembelajaran tapps terhadap hasil belajar siswa pada materi gerak lurus kelas x sma negeri 2 banda aceh. penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan pendekatan penelitian kualitatif. eksperimen dilakukan pada satu kelas yang berjumlah 33 orang siswa. data dikumpulkan melalui hasil tes subsumatif siswa pada akhir materi dan diolah menggunakan analisis persentase. hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 30 siswa (90,9%) mampu mencapai ketuntasan individu. berdasarkan mulyasa (2005:105) jika > 85% siswa mencapai ketuntasan klasikal maka pembelajaran dikatakan efektif. berdasarkan hasil dari analisis data, diperoleh bahwa penerapan metode tapps pada pembelajaran fisika materi gerak lurus kelas x di sma negeri 2 banda aceh mencapai ketuntasan klasikal. oleh sebab itu disimpulkan bahwa metode tapps efektif mencapai ketuntasan hasil belajar siswa.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
EFEKTIFITAS METODE PEMBELAJARAN THINKING ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING (TAPPS) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GERAK LURUS KELAS X SMA NEGERI 2 BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MELALUI STRATEGI THINKING ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING PADA PEMBELAJARAN ARITMATTIKA SOSIAL DI KELAS VII SMP METHODIST BANDA ACEH (Cici Prastika, 2017)