Ringkasan home industrydi aceh merupakan salah satu bagian dari ukm yang dapat memberikan kontribusi ekonomi skala mikro. home industrykerupuk tiram ananda merupakan salah satu usaha yang memproduksi makanan ringan dan diminati oleh konsumen karena produknya dinilai inovatif serta mengandung gizi konsumsi. keterbatasan variasi produk, pengembangan mutu, keterbatasan kuantitas produksi karena faktor cuaca dan pengembangan usaha tersebut menjadi permasalahan yang harus dihadapi produsen. penelitian analisis keuntungan usaha dan strategi pengembangan usaha kerupuk tiram (studi kasus home industrykerupuk tiram ananda di desa glee bruek kecamatan lhoong kabupaten aceh besar) bertujuan untuk mengetahui keuntungan usaha tersebut, faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi strategi pengembangan dan strategi yang menjadi alternatif bagi home industrykerupuk tiram ananda. hasil analisis keuntungan usaha kerupuk tiram (studi kasus home industrykerupuk tiram ananda di desa glee bruek kecamatan lhoong kabupaten aceh besar) membutuhkan biaya produksi sebesarrp. 18.957.119,-/bulan; dan memperoleh total penerimaan (tr) sebesar rp. 23.100.000/bulan; keuntungan (?) sebesar rp. 4.142.881,-/bulan; r/c sebesar 1,20 (bermakna usaha layak untuk dijalankan); bep produksi sebesar 135 kg (produksi akan mengalami titik impas bila mencapai volume tersebut) dan bep harga sebesar rp. 114.891/kg (menunjukkan titik impas harga jual pada produk tersebut). adapun faktor internal yang menjadi kekuatan adalah bahan baku terjangkau, produk tidak mengandung pengawet, packagingyang baik, produk masih satu-satunya, mitra promosi usaha, sedangkan kelemahannya adalah konsistensi rasa produk masih berubah, harga relatif mahal, pemasaran terbatas, modal terbatas, kinerja pembukuan kurang baik. faktor eksternal yang menjadi peluang adalah variasi rasa pada produk,tidak ada produk sejenis, produk di pasarkan di swalayan, menjadi panganan khas yang berasal dari aceh, wadah berwirausaha dini dan ancaman yang harus dihadapi adalah bergantung pada alam untuk penjemuran, munculnya pesaing baru, berkurangnya jumlah pengecer, menurunnya daya beli konsumen, kerusakan tambak karena alam. hasil analisis swot pada strategi pemasaran kerupuk tiram ananda berada pada koordinat (0,795 ; 0,795) yang berada pada kuadran i agresif dan bermakna bahwa usaha yang dijalankan memiliki kekuatan dan dapat memanfaatkan peluang yang tersedia. prioritas strategi yang efektif untuk diterapkan adalah memperkuat permodalan dengan mitra keuangan usaha mikro, menyediakan media alternatif penjemuran agar tidak bergantung sepenuhnya pada cahaya matahari melalui penambahan permodalan, mempertahankan rasa kerupuk tanpa menggunakan pengawet, menambah jumlah pengecer baru dengan peningkatan kualitas produk, memperluas pengembangan pemasaran agar menjadi produk panganan ringan khas dari aceh, mengatur manajemen pembukuan dan sdm dengan meningkatkan kemampuannya, mempertahankan packaging yang baik agar mampu bersaing dengan pesaing baru, menambah jumlah produk dengan variasi rasa, menjaga stabilitas harga agar produk bisa dipasarkan di swalayan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KEUNTUNGAN USAHA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KERUPUK TIRAM (STUDI KASUS HOME INDUSTRY KERUPUK TIRAM ANANDA DI DESA GLEE BRUEK KECAMATAN LHOONG KABUPATEN ACEH BESAR). Banda Aceh Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala,2017
Baca Juga : ANALISIS PENDAPATAN USAHA HOME INDUSTRY KERUPUK TEMPE DI DESA DOY KECAMATAN ULEE KARENG BANDA ACEH (MUNAWARAH, 2021)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS PENDAPATAN PENGRAJIN KERUPUK KULIT DI DESA SENTOSA KECAMATAN MUTIARA BARAT KABUPATEN PIDIE (AZIZAH, 2013)