Pembuatan frame sepeda menggunakan proses pengecoran memanfaatkan aluminium paduan bekas dapat menjadi salah solusi alternatif yang ramah lingkungan. kualitas produk pengecoran umumnya dipengaruhi oleh jenis cetakan serta sistem saluran yang digunakan. tujuan dari penelitian adalah untuk mengamati pengaruh variasi saluran tuang terhadap cacat coran. mengamati pengaruh variasi pengikat cetakan terhadap nilai kekerasan dan komposisi kimia sebelum dan sesudah pengecoran. penelitian ini menggunakan cetakan pasir berpengikat bentonit, water glass dan resin furan dengan variasi jumlah saluran tuang. hasil penelitian menunjukkan bahwa cetakan dengan jumlah dua saluran tuang memiliki tingkat keberhasilan coran yang lebih tinggi dengan kecacatan rendah. cetakan pasir berpengikat resin furan memiliki hasil coran dengan nilai kekerasan paling tinggi sebesar 46 hrb (terjadi penurunan kekerasan sebesar 17% dari nilai kekerasan bahan baku) dibandingkan hasil coran dengan cetakan berpengikat water glass dan bentonit. dari hasil pengujian kimia terhadap bahan baku dan hasil coran didapat komposisi kimia yang tergolong kedalam paduan alsi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH VARIASI SALURAN TUANG DAN PENGIKAT CETAKAN PASIR TERHADAP KUALITAS HASIL CORAN RANGKA SEPEDA PROFIL “T” DAN “I”. Banda Aceh FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2017
Baca Juga : STUDI PEMBUATAN RENCONG ACEH HIASAN MENGGUNAKAN TEKNIK PENGECORAN POLA LILIN (Andri Fernandus, 2024)