Abstrak penelitian ini bertujuan untuk menguji konsentrasi hambat minimum (khm) dan konsentrasi bunuh minimum (kbm) ekstrak rabal terhadap vibrio parahaemolyticus yang diisolasi dari udang windu (penaeus monodon). uji khm menggunakan metode makro dilusi tabung. kelompok perlakuan yaitu ekstrak rabal yang diencerkan secara serial menggunakan akuades dalam konsentrasi 500 µl/ml, 250 µl/ml, 125 µl/ml, 62 µl/ml, 31,2 µl/ml, 15,6 µl/ml, 7,8 µl/ml, 3,9 µl/ml, 1,9 µl/ml, 0,98 µl/ml, dan 0,49 µl/ml. kelompok kontrol yaitu antibiotik tetrasiklin 30µg yang dilarutkan dalam 0,5 akuades sebagai kelompok kontrol positif dan 0,5 ml aquades sebagai kontrol negatif. hasil khm ekstrak rabal terhadap vibrio parahaemolyticus adalah 250 µl/ml. suspensi yang telah dievaluasi khm beserta suspensi kontrolnya diambil sedikit dengan menggunakan cotton buds steril kemudian digores pada thiosulphate-citrate-bile salts-sucrose agar (tcbsa). konsentrasi yang tidak menunjukkan pertumbuhan bakteri pada media bekas goresan bakteri uji dinyatakan sebagai kbm, yang mampu membunuh bakteri uji. hasil menunjukkan bahwa kbm ekstrak rabal terhadap vibrio parahaemolyticus adalah 500 µl/ml. berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak rabal konsentrasi hambat minimum 250 µl/ml dan konsentrasi bunuh minimum 500 µl/ml efektif terhadap vibrio parahaemolyticus yang diisolasi dari udang windu (penaeus monodon).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI KONSENTRASI HAMBAT MINIMUM DAN KONSENTRASI BUNUH MINIMUM EKSTRAK RABAL TERHADAP VIBRIO PARAHAEMOLYTICUS YANG DIISOLASI DARI UDANG WINDU (PENAEUS MONODON). Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2017
Baca Juga : UJI DAYA HAMBAT DAN DAYA BUNUH ESKTRAK BONGGOL NANAS (ANANAS COMOSUS L) TERHADAP BAKTERI FUSOBACTERIUM NUCLEATUM (IQBAL HILMI RIFTYA, 2024)
Abstract
Baca Juga : GAMBARAN HISTOLOGI HEPATOPANKREAS UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) SETELAH PEMBERIAN RAGI DAN BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) (CHAIRANI ANISA, 2021)