Abstrak penelititan ini bertujuan mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak ragi dan bakteri asam laktat (rabal) terhadap vibrio parahaemolyticus yang diisoslasi dari udang windu (penaeus monodon) dilakukan peremajaan bakteri dengan mengkultur isolat pada media thiosulfate citrate bilesalt sucrose agar (tcbs- agar). ekstrak rabal diperoleh dengan cara disentrifus dingin pada 13000 rpm selama 10 menit dengan suhu 4 ºc. ekstrak yang digunakan dipanaskan pada suhu 70 ºc, 80 ºc dan 121 ºc selama 10 menit. kontrol negatif menggunakan aquadest dan kontrol positif menggunakan tetrasiklin dengan dua kali pengulangan. hasil penelitian aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak rabal dapat menghambat pertumbuhan bakteri vibrio parahaemolyticus dengan besar zona hambat pada perlakuan tanpa pemanasan sebesar 2,0 mm, perlakuan dengan pemanasan 70 ºc sebesar 1,8 mm, perlakuan 80 ºc sebesar 4,1 mm, dan perlakuan 121 ºc sebesar 3,8 mm. sedangkan pada perlakuan kontrol positif antibiotik tetrasiklin sebesar 17,2 mm. perlakuan ekstrak rabal dengan pemanasan 80 ºc mempunyai daya hambat terbesar dengan diameter 4,1 mm dan termasuk dalam kategori lemah.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK RABAL TERHADAP VIBRIO PARAHAEMOLYTICUS YANG DIISOLASI DARI UDANG WINDU (PENAEUS MONODON). Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2017
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN RABAL (RAGI DAN BAKTERI ASAM LAKTAT) BUAHPADA KONSENTRASI YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH UDANG WINDU (PENAEUSMONODON) (IRMA SYAHFITRI, 2017)
Abstract
Baca Juga : PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DALAM SISTEM POLIKULTUR KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS) (Aldi Setiawan, 2023)