Abstrak penelitian ini mengkaji efek penggunaan data sea surface height relative to geoid (sshg) terhadap distribusi suhu di perairan indonesia timur. metode penelitian menggunakan software hamsom (hamburg shelf ocean model) untuk menyelesaikan persamaan numerik dan pembuatan visualisasi hidrodinamika laut. model menggunakan data sekunder tiga parameter tahun 2001 hingga 2010 dari national centers for environmental prediction (ncep). analisis perbandingan yang dilakukan secara temporal yaitu berdasarkan musim barat (desember – maret), musim timur (juni– september), periode peralihan i danperalihan ii (april – mei dan oktober– november). analisis berdasarkan musim dilakukan dikarenakan perairan indonesia dipengaruhi oleh musim. hasil penelitian menunjukkan secara umum terdapat kesamaan nilai suhu permukaan laut antara data yang menggunakan sshg dan data yang tidak memiliki sshg di perairan indonesia timur selama sepuluh tahun (2001-2010) yaitu berkisar 28?-31?, namun juga terdapat perbedaan berupa pola garis kontur dan pola sebaran suhu. input data sshg sangat mempengaruhi output suatu model hasil dari penelitian, terbukti dengan hasil yang jauh lebih nyata pada model yang memiliki data sshg dibanding model tanpa sshg, hal ini terbukti dari suhu yang dihasilkan, dimana pada model yang tidak menggunakan sshg menghasilkan suhu terlalu panas dan tidak stabil, sementara pada model dengan data sshg menghasilkan suhu yang jauh lebih stabil. kata kunci : suhu, perairan indonesia timur, hamsom dan sshg.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EFEK PENGGUNAAN DATA SSHG (Sea Surface Height relative to Geoid) TERHADAP DISTRIBUSI SUHU DI PERAIRAN INDONESIA TIMUR. Banda Aceh Fakultas Kelautan,2014
Baca Juga : KAJIAN ANGIN DAN SEA SURFACE HEIGHT (SSH) PADA BULAN FEBRUARI DAN AGUSTUS 2017 (IMAM FAUJI, 2022)
Abstract
Baca Juga : PERANCANGAN PLAT PEMANAS SEDERHANA UNTUK APLIKASI LABORATORIUM (surya putra, 2013)