Abstrak judul : dampak pasar modern (alfamart) terhadap usaha pasar tradisional di kabupaten aceh besar nama : annisa hadif nst nim : 1301101010015 fakultas : ekonomi dan bisnis jurusan : ekonomi pembangunan dosen pembimbing : dr. abd. jamal, s.e.,m.si berdirinya gerai alfamart di kabupaten aceh besar menjadi ancaman bagi pedagang pasar tradisional karena jenis barang yang dijual relatif sama. konsumen dapat menentukan preferensi antara pasar modern dengan pasar tradisional. tujuan penelitian ini adalah melihat dampak yang ditimbulkan dari pasar modern (alfamart) terhadap jumlah pengunjung,omset, dan laba pedagang di pasar tradisional. ruang lingkup penelitian ini yaitu usaha pasar tradisional di kabupaten aceh besar dengan membagi persebaran distribusi sampel secara proporsional di beberapa kecamatan yang lokasi pasar tradisionalnya memiliki jarak yang relatif dekat dengan pasar modern. penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan media kuesioner dan wawancara. hampir 50 persen dari total responden mulai merasakan dampak setelah adanya pasar modern, yaitu berupa penurunan omset dan laba. meskipun dampak yang ditimbulkan belum begitu besar namun para pedagang pasar tradisional seharusnya melakukan perubahan strategi dan memberikan fasilitas yang baik bagi konsumen agar mampu bersaing dengan pasar modern. pemerintah juga harus memperhatikan pasar tradisional dalam upaya meningkatkan kualitas barang yang dijual dan menjaga kestabilan harga. pedagang pasar juga harus bisa meningkatkan usahanya dan dapat menjaga kebersihan serta kenyamanan agar konsumen tidak beralih ke pasar modern. kata kunci : pasar modern, usaha pasar tradisional, dampak langsung
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
DAMPAK PASAR MODERN (ALFAMART) TERHADAP USAHA PASAR TRADISIONAL DI KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2017
Baca Juga : DAMPAK KEHADIRAN PASAR MODERN TERHADAP PASAR TRADISIONAL DI PASAR NEUSU KOTA BANDA ACEH (Nanda Aulia Sari, 2019)
Abstract
Baca Juga : PERANCANGAN PASAR INDUK TRADISIONAL LAMBARO (Ibnu Aulia, 2020)