Sektor pertanian di aceh memberikan kontribusi terbesar dalam penyumbang nilai pdrb. salah satu indikator dalam sektor pertanian yang digunakan untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani adalah nilai tukar petani (ntp). ntp disusun oleh indeks harga yang diterima petani (it) dan indeks harga yang dibayar petani (ib). tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel-variabel yang mempengaruhi it dan ib. metode yang digunakan adalah generalized linear models (glm). glm adalah suatu metode yang digunakan untuk melihat hubungan antara variabel respon dengan variabel penjelas dengan syarat variabel respon berasal dari keluarga eksponensial. selain itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan antara ntp yang diperoleh dari bps dan ntp yang diperoleh dari analisis glm. data yang digunakan dalam penelitian adalah data penyusun ntp yang terdiri dari it dan ib dari tahun 2014 hingga 2016. hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa untuk variabel waktu tahun, semua tahun berpengaruh signifikan terhadap it adalah yaitu tahun 2014,2015, dan 2016. untuk variabel waktu bulan yang berpengaruh signifikan terhadap it adalah bulan januari, februari, maret, april, mei, juni, agustus, november, dan desember sedangkan untuk variabel subsektor, semua subsektor berpengaruh signifikan terhadap it yaitu subsektor tanaman pangan, tanaman holtikultura, tanaman perkebunan rakyat, peternakan, dan perikanan. untuk variabel komoditas, semua komoditas berpengaruh signifikan terhadap it yaitu komoditas padi, palawija, sayur-sayuran, buah-buahan, tanaman obat, perkebunan, ternak besar, ternak kecil, unggas, hasil ternak, tangkap, dan budidaya. sedangkan pada ib, hasil yang diperoleh adalah untuk variabel waktu tahun yang berpengaruh signifikan terhadap ib adalah pada variabel waktu tahun, semua tahun signifikan yaitu tahun 2014,2015, dan 2016 sedangkan untuk variabel waktu bulan yang berpengaruh signifikan terhadap ib adalah bulan januari, februari, maret, april, mei, agustus, november, dan desember. untuk variabel subsektor yang berpengaruh signifikan terhadap ib adalah subsektor tanaman pangan, tanaman holtikultura, tanaman perkebunan rakyat, dan peternakan. untuk variabel komoditas yang berpengaruh signifikan terhadap ib adalah biaya produksi dan penambahan barang modal (bppbm). berdasarkan analisis, perbandingan nilai ntp aktual bps dan ntp analisis glm menunjukkan bahwa tingkat kesalahan mad sebesar 2,72, mse sebesar 12,74, rmse sebesar 3,53 dan mape sebesar 2,78%. kata kunci : ntp, it, ib, glm
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS INDEKS HARGA YANG DITERIMA PETANI DAN INDEKS HARGA YANG DIBAYAR PETANI TERHADAP NILAI TUKAR PETANI DI PROVINSI ACEH MENGGUNAKAN GENERALIZED LINEAR MODELS (GLM). Banda Aceh FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2017
Baca Juga : ANALISIS RISIKO HARGA KARET (HEVEA BRASILIENSIS) DENGAN METODE ARCH-GARCH DAN VAR (VALUE AT RISK) TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI DI KABUPATEN ACEH BARAT (MAUWADDAH ISTIQAMAH, 2020)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI TUKAR PETANI SUB SEKTOR TANAMAN PANGAN PADI DI ACEH (NURUL FARIDAH, 2016)