Persaingan industri kecil pengolahan logam untuk menembus serbuan produk cendramata yang diimpor semakin sulit didapat dipasar, karena harga dari produk impor sangat bersaing dengan produk olahan industri kecil menengah buatan dalam negeri, sehingga diperlukan adanya terobosan dalam proses pembuatan produksi industri tersebut, agar dapat menekan biaya produksi secara keseluruhan. pemanfaatan oli bekas sebagai bahan bakar sangat memungkinkan diaplikasikan pada industri peleburan alumunium yang temperatur leburnya sekitar 659 c. tujuan dari penelitian ini untuk membuat dapur peleburan yang untuk menekan biaya pembuatan dapur dan efisiensi dalam hal pengoperasian dapur. perencanaan dan pembuatan dapur dengan menggunakan bahan pipa stainless steel termasuk dinding dan bak stukturnya, sehingga dengan demikian diharapkan mencapai target panas yang dihasilkan 1000c. bahan bakar yang digunakan adalah oli bekas yang dicampur dengan minyak solar dengan perbandingan campuran 1:1 untuk memanasi ladel lebur. kalor yang diperlukan untuk meleburkan 1 kg aluminium adalah sebesar 1741,5 kj. hasil uji performa dapur diperoleh waktu peleburan 54 menit 32 detik dan menghabiskan ½ liter bahan bakar. pengujian membuktikan bahwa dengan bahan bakar campuran oli bekas dan solar dapat menekan biaya operasional disamping harga dapur peleburan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERENCANAAN DAN PEMBUATAN DAPUR PELEBUR LOGAM DENGAN BAHAN BAKAR OLI BEKAS. Banda Aceh Fakultas Teknik,2014
Baca Juga : PEMBUATAN MEMBRAN SELULOSA ASETAT UNTUK PROSES ULTRAFILTRASI PADA PEMISAHAN KANDUNGAN LOGAM DALAM MINYAK LUMAS BEKAS (Evi Novita. R, 2024)
Abstract
Baca Juga : KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH PERBANDINGAN UDARA DAN BAHAN BAKAR GAS (ASETILIN) TERHADAP TEMPERATUR API PADA DAPUR PELEBURAN LOGAM (Muhammad Arief, 2018)