Abstrak penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan mekanisme pengelolaan dan pemanfaatan dana otonomi khusus di kabupaten bener meriah pasca pemberlakuan qanun aceh nomor 2 tahun 2013. penelitian ini juga menggambarkan bagaimana pola dan proporsi pengalokasian dana otonomi khusus pada program/kegiatan prioritas. selanjutnya penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana pemerintah kabupaten bener meriah mengevaluasi efektifitas program/kegiatan serta mengidentifikasi kendala dan hambatan yang dihadapi dalam meningkatkan efektifitas program/kegiatan dalam mencapai tujuan otonomi khusus. penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan metode analisis data interaktif, selanjutnya untuk meyakinkan validitas data digunakan teknik trianggulasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pengelolaan dana otsus yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten bener meriah telah berjalan dengan baik. kegiatan perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi dana otonomi khusus secara teknis maupun administrasi sudah dijalankan sesuai dengan ketentuan.mekanisme transfer menunjukkan perubahan yang signifikan, tingkat penyelesaian kegiatan yang lebih tinggi, memungkinkan program/kegiatan yang lebih beragam sesuai kebutuhan daerah, tetapi juga dapat mengakibatkan terjadinya pemilihan kegiatan yang tidak terkendali/tidak strategis jika tidak direncanakan dengan baik. pola dan proporsi alokasi program kegiatan telah sesuai dengan tujuan otsus. efektivitas pengelolaan dana otsus yang baik perlu disertai dengan regulasi atau aturan-aturan yang jelas serta mengikat sebagai suatu kebutuhan guna mewujudkan akuntabilitas dalam pengelolaan dana otonomi khusus. kata kunci: analisis pengelolaan dan pemanfaatan, dana otonomi khusus, efektifitas.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala