Abstrak taman wisata pabrik cokelat kutacane oleh ayi meilianda harasyid nim : 1304104010053 provinsi aceh merupakan salah satu daerah yang mempunyai potensi dibidang perkebunan kakao karena lahannya yang strategis, fasilitas taman wisata pabrik cokelat merupakan fasilitas dimana tidak hanya menikmati produk langsung jadi, tetapi melihat dan menikmati bagaimana tahapan proses dari kakao menjadi sebuah produk olahan yaitu cokelat yang akan diangkat menjadi daya tarik wisata. proses pengolahan buah kakao ini cukup panjang dan rumit. proses dan tahapan pengolahannya ini membutuhkan seorang tenaga ahli. dimana, sebagian besar petani tradisional tidak mengetahui proses pengolahan, sehingga produk yang dihasilkan selalu berupa bahan mentah yang telah dikeringkan kemudian langsung diekspor dengan harga yang standar. oleh karena, itu perlunya peningkatan standar produksi untuk kakao ini. perencanaan taman wisata pabrik cokelat kutacane ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada pengunjung, dan dapat menjadikan kakao sebagai iconnya aceh tenggara dengan menyediakan wadah untuk mengolah hasil kakao yang dapat meningkatkan perekonomian petani daerah terutama kondisi daerah tapak, iklim dan sektor pariwisata dan pertanian memegang peranan penting dalam meningkatkan perekonomian di berbagai daerah, diharapkan dengan perancangan fasilitas wisata ini perekonomian dan pariwisata kutacane dapat meningkat. pendekatan desain pada perencanaan kawasan taman wisata pabrik cokelat kutacene ini menggunakan tema arsitektur ekologi. pemilihan ini bertujuan agar kawasan ini dengan mengedepankan hubungan baik antar manusia dan lingkungan, dengan manusia yang bertanggung jawab atas kondisi serta keberlangsungan lingkungan agar terjaga keindahannya. kata kunci : kakao, fasilitas wisata, pabrik, arsitektur ekologi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
TAMAN WISATA PABRIK COKELAT KUTACANE TEMA : ARSITEKTUR EKOLOGI. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2017
Baca Juga : PERKANTORAN SEWA DI BANDA ACEH (Waliyul azmy, 2018)
Abstract
Baca Juga : FASILITAS WISATA IE SEUM DI ACEH BESAR (ASVINDA MUSLIYANTI, 2017)