Abstrak minyak atsiri bunga jasminum sambac, magnolia alba, dan cananga odorata didistilasi untuk menggantikan peran-peran negatif dari penggunaan bahan baku sintesis dalam pembuatan perfume. distilasi minyak atsiri beberapa bunga tersebut menggunakan distilasi air dan ekstraksi dengan pelarut n-heksana. rendemen minyak atsiri bunga j. sambac, m. alba, dan c. odorata berurutan sebesar 0,71 % b/b; 0,06 % v/b; dan 0,42 % v/b. komposisi optimum perfume melalui uji organoleptik diperoleh komposisi 5% j. sambac, 3% m. alba, 2% c. odorata, 5% p. cablin dan 85% alkohol. aktivitas antibakterial minyak j. sambac pada kultur s. aureus dan e. coli dengan rata-rata zona hambat sebesar 8,00 mm dan 8,33 mm , minyak m. alba dengan zona hambat sebesar 15.66 mm dan 17,66 mm, minyak c. odorata memiliki zona hambat sebesar 12,66 mm dan 13,66 mm. minyak atsiri secara umum memiliki aktivitas yang baik dalam menghambat pertumbuhan bakteri sedangkan kombinasi minyak atsiri tersebut memiliki aktivitas sedang dalam menghambat pertumbuhan bakteri s. aureus dan e. coli dengan diameter sebesar 8,00 mm dan 8,33 mm. minyak atsiri yang diperoleh memiliki aktivitas yang baik dalam menghambat bakteri gram negatif dibandingkan gram positif serta kombinasi beberapa minyak atsiri memiliki aktivitas sedang dalam menghambat pertumbuhan bakteri yang digunakan dalam penelitian ini. kata kunci : minyak atsiri, j. sambac, m. alba, c. odorata, s. aureus, e. coli abstract the essential oils of jasminum sambac, magnolia alba, and cananga odorata are distilled to replace the negative roles of synthetic ingredients in the manufacture of perfume. distillation of some of the volatile oils using a water distillation and extraction with n-hexane solvent. the yield of essential oil of j. sambac, m. alba, and c. odorata respectively was 0.71% w/w; 0.06% v/w; and 0.42% v/w. the optimum composition of perfume through organoleptic test was obtained by composition of 5% j. sambac, 3% m. alba, 2% c. odorata, 5% p. cablin and 85% alcohol. antibacterial activity of j. sambac oil on cultures of s. aureus and e. coli with average inhibitory zones of 8.00 mm and 8.33 mm, m. alba oil with inhibit zone of 15.66 mm and 17.66 mm, oil c. odorata has a drag zone of 12.66 mm and 13.66 mm. essential oils generally have good activity in inhibiting bacterial growth while the combination of essential oils has moderate activity in inhibiting the growth of s. aureus and e. coli bacteria with a diameter of 8.00 mm and 8.33 mm. the essential oil obtained has good activity in inhibiting gram negative bacteria compared to gram positive and combination of several essential oils have moderate activity in inhibiting bacterial growth used in this research. keywords : essential oil, j. sambac, m. alba, c. odorata, s. aureus, e. coli
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI ANTIBAKTERIAL KOMBINASI MINYAK ATSIRI BUNGA CEMPAKA PUTIH (MAGNOLIA ALBA), KENANGAN (CANANGA ODORATA) DAN MELATI (JASMINUM SAMBAC) SEBAGAI PARFUME. Banda Aceh FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2017
Baca Juga : AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN PARFUM PADAT DARI BUNGA KENANGA (C. ODORATA), CEMPAKA (M. ALBA), DAN MELATI (J. SAMBAC) DENGAN FIKSATIF MINYAK NILAM (Delvia Salvaghina Parera, 2024)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS JEJARING FARMAKOLOGI SENYAWA MINYAK ATSIRI BUNGA CEMPAKA KUNING (MAGNOLIA CHAMPACHA L.) SEBAGAI AGEN ANTI PHOTOAGING KULIT (Cici Lestari, 2024)