Penelitian bertujuan mengetahui keberadaan dan tingkat pencemaran staphylococcus aureus pada daging ayam yang dijual di pasar tradisional ulee kareng. penelitian ini menggunakan 8 sampel daging pada bagian dada ayam yang diperoleh dari 8 pedagang daging ayam di pasar tradisional ulee kareng. 8 sampel dibagi menjadi 2 bagian, 4 sampel diperoleh pada pagi hari dan 4 sampel berikutnya diperoleh pada siang hari. pengkoleksian sampel dilakukan selama 2 hari berturut-turut. seluruh sampel yang telah diperoleh diidentifikasi untuk mengetahui keberadaan bakteri s. aureus dengan cara dibiakan dalam media spesifik mannitol salt agar (msa) dan dilakukan pemeriksaan tingkat cemaran bakteri menggunakan metode total plate count (tpc). hasil penghitungan bakteri s. aureus pada daging ayam di hari pertama menunjukkan angka dengan rata-rata 15,2x104 cfu/g (pagi hari) dan 13,9x104 cfu/g (siang hari), sedangkan pada hari kedua menunjukkan tingkat cemaran dengan rata-rata 17,7x104 cfu/g (pagi hari) dan 7,1x104 cfu/g (siang hari). dapat disimpulkan bahwa tingkat cemaran bakteri s. aureus pada daging ayam yang dijual di pasar tradisional ulee kareng digolongkan tidak higienis dikarenakan melebihi nilai standar sni-2897-2008.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
DETEKSI CEMARAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA DAGING AYAM YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL ULEE KARENG. Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2017
Baca Juga : JUMLAH CEMARAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA DAGING AYAM BROILER DI PASAR AL-MAHIRAH KOTA BANDA ACEH (MELI BR SEMBIRING MELIALA, 2024)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS MIKROBIOLOGI PADA DAGING AYAM BROILER YANG DIJUAL DI PASAR AL-MAHIRAH, BANDA ACEH (RESTI WAHYUNI, 2024)