Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
SITI FAJAR KARINA, PRARANCANGAN PABRIK ORDINARY PORTLAND CEMENT (OPC) DENGAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI SUMBER SILIKA DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 120.000 TON/TAHUN. Banda Aceh FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2017

Abstrak prarancangan pabrik ordinary portland cement (opc) ini menggunakan batu kapur sebagai bahan baku utama sumber cao dan abu sekam padi sebagai sumber silika. kapasitas produksi pabrik opc ini adalah 120.000 ton/tahun dengan hari kerja 330 hari/tahun. bahan bakar batubara jenis subituminus digunakan untuk mencapai temperatur proses di dalam kiln. listrik yang digunakan berasal dari pltu dengan memanfaatkan sekam padi sebagai sumber energi untuk pabrik dengan nilai kalori yang dihasilkan antara 3300-3600 k.kalori/kg sekam dengan konduktivitas panas sebesar 0,271 btu untuk memenuhi kebutuhan listrik seluruh pabrik dan perumahan karyawan sebesar 5,7 mw. bentuk organisasi yang dipilih pada prarancangan pabrik ordinary portland cement adalah bentuk organisasi garis dan staf dengan waktu kerja selama 330 hari per tahun dalam bentuk perusahaan yang direncanakan adalah perseroan terbatas (pt). kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 138 orang. lokasi pabrik direncanakan didirikan di desa pucok kreung, kecamatan pasie raja, kabupaten aceh selatan, provinsi aceh dengan luas tanah 65.000 m2. sumber air pabrik opc ini berasal dari sungai kluet, desa pucok kreung, kabupaten aceh selatan, provinsi aceh. hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah: fixed capital investment = rp 422.919.289.500,46 working capital investment = rp. 74.776.575.942,07 total capital investment = rp. 497.028.978.081,15 total biaya produksi (tpc) = rp. 187.260.282.903,73 hasil penjualan = rp. 226.181.330.587,21 irr (internal rate of return) = 24,49 % bep (break even point) = 61 % pot (pay out time) = 2 tahun 2 bulan keywords: semen, ordinary portland cement, batu kapur, sekam padi, proses kering, silika



Abstract



    SERVICES DESK