Abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas bioherbisida fraksi etil asetat (subfraksi b) ekstrak babadotan terhadap pertumbuhan gulma bayam duri. hasil uji fitokimia diperoleh senyawa steroid dan tanin pada fraksi etil asetat (subfraksi b), sedangkan hasil analisis gc-ms fraksi etil asetat (subfraksi b) mengandung 32 senyawa diantaranya terdapat enam senyawa mayor yaitu: 1-octadecyne (38,57%), 3,7, 11, 15-tetramethyl-2-hexadecen-1-ol (11,24%), 3,7, 11, 15-tetramethyl-2-hexadecen-1-ol (6,35%), di-tert-butylphosphine-d (5,17%), 1-hexadecene (3,65%) dan 1-pentadecene (3,83%). akan tetapi senyawa coumarin (0,46%) diduga sebagai senyawa yang bersifat racun bagi tanaman. rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (ral) pola non faktorial dengan lima perlakuan dan tiga kali ulangan. setiap satuan percobaan terdiri dari empat unit gulma karena sifatnya destruktif, sehingga terdapat 60 unit percobaan. hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat (subfraksi b) ekstrak babadotan pada konsentrasi 10% berpengaruh sangat nyata terhadap laju tinggi, jumlah daun, diameter batang gulma bayam duri. kata kunci: ekstrak babadotan, gulma, konsentrasi, steroid, tanin, kumarin
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI AKTIVITAS BIOHERBISIDA FRAKSI ETIL ASETAT (SUBFRAKSI B) EKSTRAK BABADOTAN (AGERATUM CONYZOIDES L.) TERHADAP PERTUMBUHAN GULMA BAYAM DURI (AMARANTHUS SPINOSUS L.). Banda Aceh Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala,2017
Baca Juga : AKTIVITAS SENYAWA BIOHERBISIDA EKSTRAK N-HEKSANA BABADOTAN (AGERATUM CONYZOIDES L.) SUBFRAKSI A PADA BERBAGAI KONSENTRASI TERHADAP PERTUMBUHAN GULMA BAYAM DURI (AMARANTHUS SPINOSUS L.) (IHSAN PRASETIA, 2022)