Abstrak permasalahan utama kesehatan global wanita paruh baya dan usia lanjut adalah osteoporosis. sekitar 200 juta wanita di seluruh dunia mengalami osteoporosis. prevalensi kasusnya semakin tinggi dengan semakin lanjut usia wanita. riset yang dilakukan oleh international osteoporosis foundation (iof) menemukan satu dari tiga wanita di atas 50 tahun memiliki resiko fraktur karena osteoporosis. index massa tubuh (imt) merupakan faktor penting terjadinya osteoporosis dan resiko fraktur osteoporosis, sementara imt yang tinggi juga dipercaya bersifat protektif terhadap osteoporosis namun dapat juga menjadi faktor risiko osteoporosis. tujuan penelitian adalah menilai korelasi antara imt dengan bone mineral density (bmd) vertebra lumbal dan neck femur pada wanita menoupouse. penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional study ini melibatkan 40 sample yang diambil quota sampling di rsudza banda aceh banda aceh dan selama januari - maret 2017. data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis korelasi spearman rank. analisis deskriptif menunjukkan hasil berat badan, tinggi badan, imt, bmd, dan t-score, analisis korelasi dengan uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara imt dengan bmd vertebra lumbal pada wanita menoupose di rsudza banda aceh menunjukkan signifikan bermakna dengan nilai p=0,026 dengan korelasi negative r=-0,352. hal ini membuktikan bahwa imt yang tinggi tidak bersifat protektif namun merupakan faktor resiko osteoporosis yang terlihat secara khusus pada vertebra lumbal. kata kunci: bmd, imt, osteoporosis.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN ANTARA INDEX MASSA TUBUH DENGAN BONE MINERAL DENSITY VERTEBRA LUMBAL DAN NECK FEMUR PADA WANITA MENOPAUSE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2017
Baca Juga : ANALISIS PENGARUH DURASI MINUM TAMOXIFEN TERHADAP PERUBAHAN KEPADATAN MINERAL TULANG WANITA MENOPAUSE YANG MENDERITA KANKER PAYUDARA DI RSUDZA BANDA ACEH (dr. Alkausar, 2019)