Uji aktivitas senyawa antibakteri ekstrak n-heksana dari daun ketepeng cina (cassia alata) telah dilakukan. daun c. alata dimaserasi dengan pelarut n-heksana diperoleh ekstrak n-heksana 31,79 g (3,97%). ekstrak n-heksana daun c. alata dipisahkan komponen-komponenya dengan kromatografi cair vakum, didapatkan 7 fraksi masing-masing adalah fraksi a(4,83 g), fraksi b( 5,18 g), fraksi c(1,46 g), fraksi d(1,86 g), fraksi e(2,08 g), fraksi f(0,81 g) dan fraksi g(0,67 g). ekstrak kasar dan fraksi-fraksi yang diperoleh diuji aktivitas antibakteri terhadap bakteri escherichia coli dan staphylococcus aureus menggunakan metode difusi agar dengan konsentrasi 5, 10 dan 20%. kontrol positif yang digunakan kloramfenikol. fraksi yang paling aktif terhadap bakteri uji adalah fraksi g dengan konsentrasi 20% zona hambat yang dihasilkan pada bakteri e.coli sebesar 8,3 dan 20 mm terhadap bakteri s. aureus. berdasarkan hasil uji fitokimia, fraksi g memiliki kandungan metabolit sekunder golongan steroid yang diduga aktif terhadap bakteri e. coli dan s. aureus. kata kunci : ketepeng cina (cassia alata), antibakteri, ekstrak n-heksana, metabolit sekunder.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI AKTIVITAS SENYAWA ANTIBAKTERI EKSTRAK n-HEKSANA DAUN KETEPENG CINA (Cassia alata). Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2013
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK DAUN KETEPENG CINA (CASSIA ALATA L.) TERHADAP DAYA TETAS TELUR DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA IKAN TAWES (BARBONYMUS GONIONOTUS) (KARINA AMELYA, 2021)