Abstrak curah hujan yang tinggi dan berkelanjutan pada lereng di kawasan gunung paro jalan banda aceh – calang km 35 + 100 menyebabkan terjadinya longsor sehingga prameter kuat geser tanah terutama kohesi (c) antar butiran akan berkurang dengan demikian air hujan yang berlebih menyebabkan hilangnya ikatan tanah, prameter kuat geser tanah merupakan salah satu sifat mekanis tanah yang erat hubungannya dengan stabilitas lereng. tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi penyebab kelongsoran lereng berdasarkan kuat tekan bebas dan kuat geser tanah. beberapa jenis pengujian dilakukan, pengujian sifat fisih tanah, seperti berat jenis, batas cari, batas plastis, pembagian butir, pengujian sifat-sifat mekanis tanah seperti kuat geser langsung dan kuat tekan bebas. hasil peninjauaan serta pengukuran langsung di lapangan di dapat sudut lereng 55?, jenis tanah pada lereng yang di tinjau dapat di katagorikan sebagai tanah lempung yang menunjukan sifat kohesif. klasifikasi menurut aashto dan uscs dapat di simpulkan tanah tersebut yaitu tanah lempung organik dengan plastisitas tinggi. nilai dari sudut geser dan kohesi yaitu 20?, (c) 29,092 kg/cm2 dan (qu) 0,0475 kg/cm2. kata kunci : curah hujan tinggi, kuat geser tanah, geometrik kelongsoran.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
PENGUJIAN KUAT GESER TANAH PADA LERENG JALAN YANG SUDAH LONGSOR KM 35 PADA RUAS JALAN BANDA ACEH - CALANG. Banda Aceh FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2017
Baca Juga : KAJIAN SEKITAR AREA TANAH LONGSOR DI LOKASI LHOONG JALAN BANDA ACEH-MEULABOH KM 28+000 KABUPATEN ACEH BESAR MENGGUNAKAN PENGUJIAN GESER LANGSUNG (Julianda, 2017)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS LAJU EROSI DENGAN METODE USLE PADA LERENG JALAN BANDA ACEH – CALANG (KM.35, KM.104 DAN KM.129) (ERVINA ROESKA, 2016)