Penelitian uji aktivitas sitotoksik ekstrak kulit batang calotropis gigantea telah dilakukan terhadap bioindikator artemia salina, pengujian tersebut dilakukan dengan menggunakan metode brine shrimp lethality test (bslt). kulit batang c. gigantea dimaserasi menggunakan pelarut metanol, etil asetat, dan n-heksana, sehingga diperoleh ekstrak pekat masing-masing 29,9; 9,9; dan 20 gram. ekstrak metanol, etil asetat, dan n-heksana dilakukan uji aktivitas sitotoksik terhadap a. salina, dan diuji fitokimia. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga ekstrak c. gigantea memiliki aktivitas sitotoksik terhadap a. salina dengan nilai lc50 berturut-turut 37,38; 39,73; dan 62,92 ppm. data ini memperlihatkan bahwa ekstrak kulit batang c. gigantea memiliki aktivitas sitotoksik terhadap artemia salina, khususnya ekstrak etil asetat dan metanol. kata kunci : calotropis gigantea, sitotoksik, bslt, artemia salina.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
Uji Aktivitas Sitotoksik Ekstrak Kulit Batang Biduri (Calotropis gigantea). Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2013
Baca Juga : AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOLRNGETAH BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA L.) TERHADAP ENTEROCOCCUS FAECALIS (Siti karina Dewi, 2024)