Abstrak agus purnama sari (2017). kreativitas siswa dalam memecahkan masalah matematika melalui model pembelajaran problem based learning (pbl) kreativitas merupakan salah satu kemampuan berpikir tingkat tinggi yaitu suatu kemampuan untuk melihat hubungan antara unsur baru dengan unsur sebelumnya. pengembangan kreativitas masih kurang mendapatkan perhatian dalam pendidikan matematika. selama ini pembelajaran matematika di indonesia lebih terfokus kepada guru dan siswa kurang dilibatkan dalam menyelesaikan soal. terlihat pada hasil pisa yang menunjukkan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa di indonesia masih rendah, sehingga diperlukan upaya untuk menggali kreativitas. salah satunya melalui model pembelajaran problem based learning (pbl). tujuan penelitian ini untuk mengetahui kreativitas dan proses berpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah matematika melalui model pembelajaran problem based learning. pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. subjek penelitian terdiri dari enam siswa kelas vii-6 mtsn model banda aceh yang terdiri dari dua siswa pada kategori tinggi, dua siswa sedang, dan dua siswa rendah. pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes, dan wawancara yang diberikan setelah mengajar pbl. analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau kesimpulan. hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas siswa dalam memecahkan masalah matematika melalui model pembelajaran pbl pada kategori tinggi memenuhi keempat indikator, yaitu kefasihan, fleksibilitas, keaslian dan keterincian. sedangkan siswa pada kategori sedang memenuhi tiga dari empat indikator kreativitas yaitu kefasihan, fleksibilitas, dan keaslian. siswa pada kategori rendah tidak memenuhi keempat indikator kreativitas. hasil penelitian juga menunjukkan bahwa proses berpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah matematika melalui model pbl pada siswa kategori tinggi melalui keempat tahapan proses berpikir kreatif, yaitu: tahap persiapan, inkubasi, iluminasi dan verifikasi. siswa pada kategori sedang dan rendah hanya melalui tiga tahapan dari empat proses berpikir kreatif, yaitu tahap persiapan, inkubasi, dan iluminasi. implikasi penelitian ini merekomendasikan guru untuk menerapkan model pembelajaran pbl terutama untuk siswa kategori tinggi. sedangkan untuk siswa kategori rendah guru tidak direkomendasikan melaksanakan pembelajaran matematika dengan model pbl. kata kunci : kreativitas, pemecahan masalah, problem based learning (pbl)
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KREATIVITAS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL). Banda Aceh Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Syiah Kuala,2017
Baca Juga : KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DI KELAS VII SMPN 18 BANDA ACEH (An-Nisa Nur Azmi, 2025)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR FISIKA SISWA RNSMA NEGERI 2 BANDA ACEH (MUTIARA ELSA NADILA, 2025)