Reward dan punishment sama-sama dibutuhkan untuk merangsang perawat agar meningkatkan kualitas kerja dan memiliki motivasi yang tinggi dalam melakukan pekerjaannya.tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan reward dan punishment dengan motivasimengikuti handover perawat di ruang rawat inaprumah sakit umum daerah dr. zainoel abidin banda aceh. jenis penelitian adalah deskriptif korelatifdengan desain cross sectional study, teknik pengambilan sampel probability samplingdengan metode simple random sampling terhadap 79 responden.alat pengumpulan data berupa kuesioner dengan 26 pertanyaan, analisis data menggunakan uji statistik chi-square. hasil penelitianada hubungan insentif (p-value = 0,010), pujian (p-value = 0,001),promosi (p-value = 0,006), teguran lisan (p-value = 0,001), teguran tertulis (p-value = 0,038) dengan motivasi mengikuti handoverperawat di ruang rawat inap rumah sakit umum daerah dr. zainoel abidin banda aceh. secara umum dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara reward(p-value = 0,013) dan punishment (p-value = 0,006) denganmotivasi mengikuti handover perawat di ruang rawat inap rumah sakit umum daerah dr. zainoel abidin banda aceh.diharapkan kepada kepala ruang untuk selalu memberikan reward (insentif, pujian, dan promosi jabatan) bagi perawat yang telah bekerja dengan baik dan memberikan punishment(teguran lisan dan teguran tertulis) untuk perawat yang belum maksimal dalam bekerja agar perawat pelaksana selalu memiliki motivasi yang tinggi dalam bekerja. kata kunci : reward, punishment, motivasi, handover
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN REWARD DAN PUNISHMENT DENGAN MOTIVASI MENGIKUTI HANDOVER PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2017
Baca Juga : HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN UPAYA PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUANG RAWAT INAP SEURUNE I, PICU DAN NICU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2012 (ERMANITA, 2014)