Mahasiswa merupakan bagian masyarakat yang dekat dengan dunia internet. salah satu kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa saat menggunakan internet yaitu pembelian barang secara online. pembelian barang secara online dapat menimbulkan beberapa resiko yang dapat memunculkan ketidaknyamanan yang kemudian dikenal sebagai disonansi pasca pembelian. disonansi pasca pembelian merupakan keadaan ketidaknyamanan psikologis yang ditimbulkan karena adanya ketidakkonsistenan keyakinan konsumen terhadap keputusan pembelian. disonansi pasca pembelian dapat dirasakan oleh laki-laki dan perempuan. tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan disonansi pasca pembelian online pada mahasiswa ditinjau dari jenis kelamin. sampel penelitian berjumlah 100 orang (50 laki-laki dan 50 perempuan) di universitas syiah kuala, dengan menggunakan teknik quota sampling. pengumpulan data menggunakan skala disonansi pasca pembelian yang disusun oleh ginting. hasil uji analisis hipotesis dengan menggunakan independent sample t-test menunjukkan bahwa p = 0,381 (p > 0,05). hal ini mengindikasikan bahwa tidak terdapat perbedaan disonansi pasca pembelian online pada mahasiswa ditinjau dari jenis kelamin. kata kunci: disonansi pasca pembelian, jenis kelamin, mahasiswa.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBEDAAN DISONANSI PASCA PEMBELIAN ONLINE PADA MAHASISWA DITINJAU DARI JENIS KELAMIN. Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2017
Baca Juga : PENGARUH ORIENTASI BELANJA, KEPERCAYAAN ONLINE, DAN PENGALAMAN PEMBELIAN SEBELUMNYA TERHADAP NIAT BELI PELANGGAN SECARA ONLINE PADA MAHASISWA/I FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SYIAH KUALA (SOPHIA IMARI, 2014)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH KUALITAS WEBSITE DAN KEPERCAYAAN TERHADAP NIAT PEMBELIAN ONLINE PADA KONSUMEN TOKOPEDIA DI BANDA ACEH (Fahrul Razi, 2018)