Abstrak kata kunci : teka-teki silang, hasil belajar banyak siswa yang mengeluhkan tentang sulitnya mata pelajaran fisika karena mereka beranggapan bahwa mata pelajaran fisika memiliki banyak rumus yang harus dihafal dan sulitnya mereka memahami konsep-konsep fisika. penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan hasil belajar mengggunakan teka-teki silang. penelitian ini dilakukan di mtsn model kelas vii sebanyak dua kelas yang berjumlah 46 siswa. adapun sampel diambil sebanyak dua kelas secara purposive sampling yaitu kelas vii-2 berjumlah 23 siswa sebagai kelas yang menggunakan alat ukur evaluasi berbentuk teka-teki silang dan kelas vii-6 berjumlah 23 siswa sebagai kelas yang menggunakan alat ukur evaluasi berbentuk tes isian. metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain penelitian nonequivalen control group design. hasil belajar diukur dengan memberikan soal pretest dan posttest dengan bentuk soal pilihan ganda berjumlah 20 soal. diperoleh uji t dengan taraf signifikan ? = 0,05 dan derajat kebebasan 44 dari tabel distribusi diperoleh ttabel=1,68 dengan thitung=2,2. kriteria pengujian adalah terima ho jika ???? < ???? 1????? dan tolak ho jika t mempunyai harga-harga lain. dari pengolahan data thitung=2,2 jelas berada dalam penerimaan ha yaitu 2,2>1,68 maka ho ditolak. dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kelas yang menggunakan alat ukur evaluasi berbentuk teka-teki silang lebih baik daripada kelas yang menggunakan alat ukur evaluasi berbentuk tes isian pada materi pemuaian dan contohnya kelas vii di mtsn model banda aceh tahun ajaran 2015/2016.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBEDAAN HASIL BELAJAR FISIKA YANG DIUKUR DENGAN TEKA-TEKI SILANG DAN TES BIASA KELAS VII MTSN MODEL BANDA ACEH. Banda Aceh FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2016
Baca Juga : PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN TEKA-TEKI SILANG KIMIA TIGA DIMENSI PADA MATERI BENZENA DAN TURUNANNYA UNTUK PESERTA DIDIK KELAS XII SMA NEGERI 4 LHOKSEUMAWE (LIZA NUR UMMAMI, 2022)
Abstract
Baca Juga : BENTUK DAN MAKNA TEKA-TEKI DALAM MASYARAKAT JAMÈE DI KECAMATAN LABUHANHAJI (FITRIA SAPUTRI, 2016)