Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran histopatologis hati tikus putih jantan yang diinfeksi trypanosoma evansi (t. evansi) isolat lokal aceh yang terdiri dari isolat kerbau seulimum aceh besar (ksab) dan isolat kerbau krueng raya aceh besar (kkrab). sampel yang digunakan adalah hati 22 ekor tikus putih jantan yang dibagi ke dalam tiga kelompok, yang masing-masing berisi sepuluh ekor tikus dan 2 ekor tikus sebagai control negatif (k0). kelompok pertama (k1) diinfeksikan 1x105 t. evansi isolat ksab, kelompok kedua (k2) diinfeksikan 1x105 t. evansi isolat kkrab. nekropsi dilakukan setelah tikus mati dan hati diambil dan dibuat preparat histologi untuk pemeriksaan histopatologis. perubahan ditemukan pada hati tikus dari semua kelompok perlakuan kecuali kontrol. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa infeksi t. evansi menimbulkan perubahan histopatologis pada hati tikus berupa nekrosis, degenerasi, hiperemi, dan infiltrasi. jumlah sel nekrosis terbesar ditemukan pada isolat kkrab dengan rata-rata (78,89), sedangkan jumlah degenerasi terbesar ditemukan pada isolat ksab dengan rata-rata (32.25). infiltrasi sel radang paling banyak ditemukan pada isolat kkrab (32,5%) dan hiperemi paling tinggi ditunjukkan pada isolat ksab (83%).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN HISTOPATOLOGIS HATI TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINFEKSIKAN TRYPANOSOMA EVANSI ISOLAT LOKAL ACEH. Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAH HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2017
Baca Juga : GAMBARAN HISTOPATOLOGI LIMPA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN DIINFEKSI TRYPANOSOMA EVANSI DAN DIBERI EKSTRAK KULIT BATANG JALOH (SALIX TETRASPERMA ROBX) (Elsa Mariane Ramadani, 2014)
Abstract
Baca Juga : UJI VIRULENSI TRYPANOSOMA EVANSI ISOLAT LOKAL ACEH PADA TIKUS PUTIH JANTAN PADA TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NORVEGICUS) (Afdalu Zikri Ys, 2017)