Kata kunci: biji putat air, diabetes mellitus, ekstrak etil asetat, antioksidan telah dilakukan penelitian tentang ekstrak etil asetat biji putat air sebagai kandidat antidiabetes mellitus. penelitian ini bertujuan untuk mencari bukti-bukti ilmiah tentang manfaat ekstrak etil asetat biji putat air sebagai kandidat antidiabetes mellitus. tahapan penelitian ini dimulai dari preparasi, maserasi, separasi, penapisan fitokimia, penentuan aktivitas antioksidan, dan uji biologis. separasi ekstrak kental etanol biji putat air dilakukan dengan pelarut heksana, etil asetat, diklorometana, dan etanol. fraksi-fraksi yang diperoleh diuji fitokimianya. fraksi heksana tidak mengandung senyawa metabolit sekunder. fraksi etanol dan etil asetat mengandung senyawa saponin, flavonoid, dan triterpenoid sedangkan fraksi diklorometana mengandung senyawa saponin dan flavonoid. penentuan aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode dpph, fraksi etil asetat dan vitamin c memiliki nilai ic50 sebesar 7,68 dan 6,27. hasil uji biologis dianalisis secara statistika menggunakan two way anova yang menunjukkan bahwa fraksi etil asetat biji putat air dosis 100 mg/kg bb dan dosis 200 mg/kg bb memberikan efek yang signifikan terhadap penurunan kadar glukosa darah mencit. dianalisis lebih lanjut menggunakan metode dunnet, hasilnya menunjukkan perbedaan yang signifikan antara fraksi etil asetat biji putat air 100 mg/kg bb dengan reference. berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etil asetat biji putat air dapat digunakan sebagai kandidat antidiabetes mellitus.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EKSTRAK ETIL ASETAT BIJI PUTAT AIR (BARRINGTONIA RACEMOSA) SEBAGAI KANDIDAT ANTIDIABETES MELLITUS. Banda Aceh FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2017
Baca Juga : UJI SELEKTIVITAS EKSTRAK METANOL (MEOH) BIJI PUTAT AIR (BARRINGTONIA RACEMOSA) TERHADAP KEONG MAS (POMACEA CANALICULATA) DAN IKAN KEPALA TIMAH (APLOCHEILUS PANCHAX) (Yani Khairani, 2022)
Abstract
Baca Juga : EKSTRAK ETIL ASETAT BUAH MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA L.)SEBAGAI KANDIDAT ANTIDIABETES MELLITUS (Mauli Zakia, 2017)