Industri garam indonesia terus berkembang, hingga saat ini menjadi salah satu bidang industri yang memberi penghidupan bagi banyak masyarakat diseluruh indonesia. hal ini disebabkan oleh tingkat kebutuhan dan rangkaian kegiatan yang menyertai keberadaan garam. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar atau kecil pendapatan petani garam di kecamatan baitussalam kabupaten aceh besar dan untuk mengetahui besarnya margin pemasaran yang di peroleh petani dan masing- masing pedagang yang terlibat dalam sistem pemasaran garam. metode pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. data primer diperoleh langsung dari pengusaha yang mengusahakan garam yang terpilih sebagai sampel, melalui wawancara dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah disusun terlebih dahulu. sedangkan data sekunder diperoleh dari studi perpustakaan dan publikasi ilmiah. model analisis yang digunakan adalah model analisis reveneu cost ratio (r/c) secara teoritis dan kedua diuji dengan menggunakan analisis margin. hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha industri garam di kecamatan baitussalam kabupaten aceh besar memberi pendapatan pada petani sebesar rata-rata rp. 1.665.600/bulan, sehingga layak untuk dikembangkan, dengan r/c sebesar 2,5. ada dua tipe saluran pemasaran yang terjadi pada industri garam ini, yang pertama langsung ke konsumen dan yang kedua melalui pedagang pengecer baru ke konsumen akhir, dan untuk kedua saluran pemasaran ini sama harganya dari produsen. kata kunci : pendapatan dan pemasaran garam
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
Analisis Pendapatan dan Pemasaran Garam di Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2013
Baca Juga : ANALISIS PENDAPATAN DAN EFISIENSI PEMASARAN USAHATANI KEDELAI DI KECAMATAN SEULIMUM KABUPATEN ACEH BESAR (CITRA ADMELIA, 2015)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP PETANI PEREMPUAN DI KABUPATEN ACEH BESAR (Desi Ade Trya, 2017)