Penelitian ini bertujuan untuk melihat sifat virulensi dari dua trypanosoma evansi isolat lokal aceh. dua puluh ekor tikus dibagi menjadi dua kelompok. kelompok 1 diinfeksikan isolat yang berasal dari kerbau krueng raya aceh besar (kkrab) dan kelompok tikus 2 diinfeksikan isolat yang berasal dari kerbau suelimum aceh besar (ksab). infeksi dilakukan secara peritoneal dengan dosis 105t. evansi/ekor. pemeriksaan parasitemia dilakukan setiap hari dengan menggunakan kamar hitung neubauer dan diamati survivability dari tikus yang diinfeksikan t. evansi. pengambilan darah dilakukan pada vena coccigea. pengamatan dilakukan setiap hari atau sampai tikus mengalami kematian. hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat ksab memiliki kemampuan membunuh tikus < 7 hari paska infeksi (hpi) sedangkan isolat kkrab memiliki kemampuan membunuh tikus < 13 hpi. berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa isolat ksab bersifat highly patoghenic dan isolat kkrab low patoghenic. adapun tikus yang tidak terinfeksi t. evansi, kemungkinan memiliki sifat trypanotoleran.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI VIRULENSI TRYPANOSOMA EVANSI ISOLAT LOKAL ACEH PADA TIKUS PUTIH JANTAN PADA TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NORVEGICUS). Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2017
Baca Juga : GAMBARAN HISTOPATOLOGIS HATI TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINFEKSIKAN TRYPANOSOMA EVANSI ISOLAT LOKAL ACEH (Alfitra Abdi Guna, 2017)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN INFUSA DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP KADAR INDEKS ERITROSIT TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NORVEGICUS) ANEMIA (MUHAMMAD AGUNG UTAMA, 2023)