Thermal energy storage(tes) menjadi topik yang penting untuk tujuan pemanasan dan pendinginan dalam beberapa tahun terakhir. salah satu jenis tes yang sering digunakan adalah penyimpanan panas laten yang memanfaatkan phase change material (pcm). pada penelitian ini telah dilakukan kajian eksperimental perpindahan panas bees wax sebagai material penyimpan panas. penelitian ini untuk mempelajari perpindahan panas yang terjadi selama proses melting dan solidification, fluida di panaskan menggunakan kolektor surya, fluida pemanas dan pendingin digunakan air. alat penyimpan panas dirancang dan dibuat dari material aluminium tebal 5 mm dengan ukuran diameter 360 mm dan tinggi 501 mm, pada bagian dalam alat penukar kalor dipasang pipa aluminium diameter 18 mm. penelitian dilakukan dilingkungan fakultas teknik universitas syiah kuala dengan kondisi cuaca kota banda aceh dan kemiringan kolektor 15° menghadap selatan. dari hasil pengujian material penyimpan panas bees wax, pcm meleleh pada temperatur 45-65°c, dan material penyimpan energi panas mampu memanaskan air pada temperatur awal 300c hingga mencapai 510c selama 90 menit.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
Kajian Eksperimental Perpindahan Panas Bees Wax Sebagai Material Penyimpan Panas. Banda Aceh Fakultas Teknik,2014
Baca Juga : UJI EKSPERIMENTAL SISTEM PEMANAS AIR TENAGA SURYA MEMANFAATKAN MATERIAL PENYIMPAN PANAS (Razi Muhammad, 2014)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS MATERIAL RADIATOR MOBIL DENGAN KAPASITAS MESIN 1300 CC (BAGUS WAHYU GUSTI, 2024)