Meningkatnya pertumbuhan penduduk dan jumlah kepemilikan kendaraan khususnya sepeda motor di kota lhokseumawe menimbulkan permasalahan lalu lintas yang kompleks apalagi tidak disertai dengan penambahan fasilitas. adanya aktivitas menimbulkan pergerakan pengguna sepeda motor. beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan yaitu sosial demografi dari individu atau keluarga, aksesibilitas dan sebagainya. penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik pergerakan pengguna sepeda motor dan faktor yang mempengaruhinya sehingga didapatkan model bangkitan pergerakan pengguna sepeda motor di kota lhokseumawe. survei primer dilakukan dengan pengisian kuesioner pada 400 kk yang berdomisili di kota lhokseumawe mencakup 4 kecamatan yaitu banda sakti, muara satu, muara dua, dan blang mangat. pemodelan bangkitan pergerakan pengguna sepeda motor per masing-masing kecamatan dan masing-masing aktivitas digunakan pemodelan analisis regresi linier berganda. kalibrasi parameter regresi digunakan metode ols (ordinary least square) dengan bantuan software spss-19. hasil dari penelitian ini diperoleh 2 (dua) kelompok model aktivitas pergerakan di kota lhokseumawe yaitu pada aktivitas mandatory, variabel-variabel yang mempengaruhi pergerakan pengguna sepeda motor antara lain : umur, penghasilan keluarga (rp. 5 juta s/d > rp. 7,5 juta) dan kepemilikan sim, sedangkan pada aktivitas non-mandatory variabel-variabel yang mempengaruhi pergerakan pengguna sepeda motor antara lain : jenis pekerjaan ibu rumah tangga, jumlah anggota keluarga yang masih bersekolah, dan kepemilikan sim.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
BANGKITAN PERGERAKAN PENGGUNA SEPEDA MOTOR BERDASARKAN TUJUAN PERGERAKAN DI KOTA LHOKSEUMAWE. Banda Aceh Program Studi Magister Teknik Sipil Unsyiah,2017
Baca Juga : POLA BANGKITAN PERGERAKAN BERDASARKAN STRUKTUR DAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN MUTIARA KABUPATEN PIDIE (EDWARD ZEEN, 2019)