Abstrak kecamatan terangun merupakan salah satu kecamatan yang petani didaerah tersebut bercocok tanam dengan tanaman serai wangi sebagai tanaman yang menghasilkan komoditi yang diperjual belikan di pasar internasional tentunya petani sangat antusias dan berminat bercocok tanam serai wangi. penulisan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pada kondisi kehidupan sosial ekonomi para petani serai wangi di gampong terangun tepatnya di kecamatan terangun kabupaten gayo lues. data yang diperlukan dalam penulisan skripsi ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan lapangan. penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku teks, penelitian sebelumnya, jurnal dan bahan-bahan bacaan lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini, penelitian lapangan dilakukan dengan cara mewawancarai informan penelitian. kehidupan sosial ekonomi petani serai wangi di gampong terangun sampai saat ini bertolak belakang atau tidak sebagaimana mestinya mereka lebih sejahtera dengan besarnya nilai jual dari pada biaya produksi seharusnya mereka mendapatkan untung besar namun hal tersebut tidak terwujud dikarenakan ada beberapa faktor penghambat yaitu : keterbatasan pengetahuan tentang budidaya tanaman serai wangi karena rendahnya tingkat pendidikan yang dimiliki petani dapat diatasi dengan petani mengikuti kegiatan pelatihan dan membeli buku tentang budidaya tanaman serai wangi dan kegiatan lainnya yang dapat menambah wawasan tentang budidaya tanaman serai wangi. kata kunci: kondisi sosial ekonomi, petani, serai wangi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PETANI SERAI WANGI (CYMBOPOGON NARDUS) (STUDI DI GAMPONG TERANGUN KECAMATAN TERANGUN KABUPATEN GAYO LUES). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2017
Baca Juga : EVALUASI KUALITAS MINYAK SEREH WANGI (CYMBOGON NARDUS L) DENGAN PENGGUNAAN NEAR INFRARED SPECTROSCOPY (Finka Afra Syahrul, 2023)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH DOSIS NITROGEN DAN LAMA PENYULINGAN TERHADAP HASIL MINYAK SERAI WANGI (CYMBOPOGON NARDUS L.) (Tahmin, 2020)