Abstrak judul : analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani pisang barangan di kecamatan lembah seulawah kabupaten aceh besar nama : asra nim : 0901101010061 fakultas : ekonomi jurusan : ekonomi pembangunan pembimbing : prof. dr. mohd nur syechalad, m.s penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani pisang barangan di kecamatan lembah seulawah kabupaten aceh besar, dimana variabel terikatnya berupa pendapatan, dan variabel bebasnya terdiri dari variabel luas tanam (ha), modal (rp), tenaga kerja (jam/orang) dan harga (rp). lokasi penelitian dilakukan di kecamatan lembah seulawah kabupaten aceh besar tahun 2013. data yang digunakan adalah data primer dengan metode wawancara menanyakan langsung daftar pertanyaan (kuisioner) kepada 62 responden petani pisang barangan yang terdapat di desa lambaro tunong, desa teuladan, desa suka damai dan desa suka mulia. pendekatan model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model regresi linear berganda dengan ordinary least square (ols). hasil penelitian diolah dengan menggunakan spss versi.16 menunjukkan bahwa faktor luas tanam, tenaga kerja, dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan sedangkan faktor modal berpengaruh negatif tetapi signifikan terhadap pendapatan. sedangkan secara simultan variabel luas tanam, modal, tenaga kerja dan harga mempengaruhi pendapatan. berdasarkan hasil penelitian diharapkan para petani mampu meningkatkan pendapatannya khususnya pada faktor modal agar lebih efektif dan efisien terhadap modal yang digunakan pada usahatani pisang barangan tersebut. kata kunci : pendapatan, luas tanam, modal, tenaga kerja, harga
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Pisang Barangan di Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2013
Baca Juga : ANALISIS PENDAPATAN DAN SALURAN PEMASARAN USABATANI PISANG BARANGAN (MUSA PARADISIACA LINN) DIKECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR (Rizka Mutia Andayani, 2021)